November 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Kayu unggulan di hutan Indonesia

By admin - Wed Dec 28, 2:26 pm

  • Comments Off on Kayu unggulan di hutan Indonesia
  • 1013 views
  • Email
  • Print

Kayu unggulan di hutan Indonesia memang banyak sekali karena Indonesia terkenal sebagai Negara yang mempunyai lahan luas dan subur untuk ditanami kayu-kayuan. Kayu unggulan di hutan Indonesia tidak hanya sebagai komoditi ekspor tetapi juga sebagai paru-paru dunia. Dari hutan dihasilkan kayu dalam jumlah yang sangat besar untuk menunjang pembangunan baik itu rumah maupun berbagai kelengkapan yang terbuat dari kayu. Beberapa jenis kayu di Indonesia merupakan kayu unggulan karena kayu tersebut sangat kuat dan tahan terhadap baik itu cuaca, waktu maupun ada yang tahan terhadap rayap. Tidak semua kayu-kayu tersebut dapat dijumpai di semua pulau di Indonesia, ada beberapa yang hanya dijumpai di pulau tertentu.

Berikut adalah contoh-contoh kayu yang kuat dan berkualitas dari Indonesia. Yang pertama adalah kayu jati. Kayu jati dikenal karena bentuk dari seratnya yang eksotis selain karena kuat dan tahan lama. Pohon jati tersebar hamper di seluruh pulau jawa, bali dan nusa tenggara yang beriklim tropis. Kayu Jati banyak dipakai untuk membuat meubel seperti lemari, kursi, meja dan furniture lainnya. Kayu ini sangat terkenal sebagai bahan  baku kerajian ukir furniture di Jepara yang diekspor ke mancanegara. Yang ke dua adalah kayu ulin. Kayu ini disebut juga sebagai kayu besi karena sangat kuat.Tumbuh secara alami di hutan Kalimantan, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka & Belitung. Kayu ulin sudah mulai dilindungi oleh pemerintah karena sudah mulai langka, kayu ini tahan terhadap serangan rayap. Selain itu kayu ini juga tahan terhadap air sehingga sering dipakai untuk jembatan maupun dermaga kecil yang terbuat dari kayu. Di kalimantan, bahkan kayu ini dijadikan kolom rumah yang mengikat antara pasangan batu-bata menggantikan ulir besi.

Kayu unggulan di hutan Indonesia tidak perlu diragukan lagi kualitas dan ketenarannya di kancah Internasional. Selain kayu jati dan kayu ulin, masih banyak lagi jenis kayu lain yang sangat diminati pasar Internasional, misalnya kayu manis. Kayu manis ini dihasilkan di daerah Kabupaten Kerinci. Namun, sebenarnya tidak hanya Kabupaten Kerinci saja yang menghasilkan kayu manis, tetapi juga tersebar di seluruh Sumatera, di sepanjang pegunungan Bukit Barisan. Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu sampai ke Lampung.

Di Kalimantan Selatan, penghasil kayu manis yang terkenal adalah Kab. Barabai dan Kab. Kandangan, di sepanjang punggung pegunungan Meratus. Sementara di Jawa, penghasil  kayu manis yang terkenal antara lain Kab. Magelang, Temanggung dan Wonosobo. Tetapi sentra kayu manis terbesar dan terbaik  di Indonesia, tetap Kab. Kerinci. Total luas areal penanaman kayu manis di Kab. Kerinci mencapai sekitar 30.000 hektar. Sementara di seluruh Provinsi Sumetera Barat hanya sekitar 7.000 hektar.  Demikian terkenalnya Kab. Kerinci sebagai penghasil kayu manis, sampai-sampai nama "Korinci" pun menjadi standar produk kayu manis di pasar dunia.

Kayu unggulan di hutan Indonesia dengan jenis kayu manis adalah penghasil kulit manis. Tanaman yang sudah dewasa ditebang untuk diambil kulitnya. Di pasar dunia, kulit kayu manis Indonesia yang telah dikeringkan dikenal dengan nama Cassia vera alias Padang keneel. Kayu manis merupakan komoditas unggulan bagi India (termasuk Srilanka), China dan Kep. Nusantara sejak ribuan tahun Sebelum Masehi. Produk  kayu manis telah dikenal oleh masyarakat Babyllonia, Mesir, Assyria, Yunani dan Romawi. Kulit kayu manis adalah bahan rempah-rempah, minuman, obat-obatan, kosmetik dan parfum. Rempah-rempah sebagai bahan pengawet mumi para Fira'un di Mesir Kuno, antara lain adalah kulit kayu manis.

Minyak cinnamon dalam kulit kayu manis yang terdiri dari eugenol dan cinnaldehide,  memang memiliki daya bunuh terhadap mikroorganisme. Dalam ujicoba di sebuah lab, minyak cinnamon mampu membunuh rickettsia (mikroorganisme berbentuk bakteri tetapi bersifat seperti virus, penyebab penyakit tyfus) dalam waktu 12 menit. Minyak cengkeh yang juga mengandung eugenol, baru bisa membunuh rickettsia setelah 25 menit. Aroma cinnamon digunakan antara lain dalam masakan gulai kambing, agar-agar dan lapis legit. Selain itu cinnamon juga dimanfaatkan dalam industri pasta gigi, minuman keras, krim kulit dan juga parfum.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • Comments Off on Kayu unggulan di hutan Indonesia