December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Investasi Reksa Dana

By admin - Tue Jun 12, 5:14 pm

Investasi reksa dana adalah investasi yang cara kerjanya dilakukan secara kolektif. Investasi reksa dana ini memberikan kesempatan bagi Anda yang hanya mempunyai modal terbatas tetapi masih bisa meramaikan pasar saham. jadi, dana Anda dan juga dana para investor lain dikumpulkan dan disatukan dalam wadah investasi untuk kemudian dikelola secara professional. Nantinya, investasi ini dikelola oleh manajer investasi profesional, seperti Manulife, Fortis, Schroder, Trimegah, Danareksa, Bahana, dan lain sebagainya.

Investasi reksa dana

Setelah Anda menyetor dana atau modal Anda kepada manajer investasi, kemudian manajer investasi ini akan mengelola dana Anda yang sudah terkumpul dengan menginvestasikannya ke berbagai macam produk investasi, misalnya deposito, saham, surat utang, dan lain sebagainya. Untuk masing-masing manajer investasi, biasanya mempunyai mempunyai beberapa produk yang dapat Anda pilih. Misalnya saja Fortis. Fortis mempunyai beberapa produk, seperti Fortis Equitra, Fortis Pesona, Fortis Ekuitas dan juga Fortis Solaris. Masing-masing produk ini mempunyai karakteristik masing-masing, misalnya Fortis Ekuitas. Produk ini biasanya mengelola dana yang ada untuk membeli saham apa saja, seperti Telkom, Astra International, Perusahaan Gas Negara, Bank Mandiri, dan lain sebagainya.

Investasi reksa dana ini harus dipilih dengan pertimbangan yang matang. Jadi, sebelum Anda membeli produk investasi ini, Anda harus tahu tujuan Anda dalam berinvestasi. Karena setelah Anda melihat tujuan investasi apa yang cocok untuk Anda, maka kemudian Anda akan mampu menentukan produk mana yang cocok, berapa lama investasinya dan juga berapa besar jumlah investasinya. Reksadana bisa dibeli di beberapa Bank, misalnya Bank Mandiri, HSBC, Commonwealth dan juga bisa dibeli ke manajer investasi langsung. Tetapi yang perlu diingat adalah tidak semua manajer investasi menawarkan pembelian langsung. Jika ada manajer investasi yang menawarkan pembelian langsung, keuntungan yang akan Anda dapatkan adalah Anda akan mendapatkan jumlah minimum pembelian yang lebih besar atau lebih kecil daripada pembelian di bank. Pastinya,membeli produk dari manajer investasi tent lebih murah.

Untuk mengetahui jenis reksadana apa yang akan Anda beli dan yang dirasa cocok untuk Anda, Anda bisa menentukan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, Anda harus mengetahui tujuan Anda berinvestasi. Apakah untuk pendidikan anak, untuk membeli properti maupun tujuan lainnya. Dan pastinya kapan Anda membutuhkan dana untuk tujuan tersebut? Nah setelah Anda menegtahui hal-hal tersebut, baru kemudian Anda memilih jenis produk yang sesuai dengan toleransi resiko dan kebutuhan Anda, berapa lama perlu berinvestasi dan juga berapa besarannya. Setelah itu, Anda bisa meneliti reksadana mana yang sesuai dengan tujuan Anda.

Investasi reksa dana pada dasarnya ada 4 jenis, yaitu reksadana pasar uang (RDPU), reksadana pendapatan tetap (RDPT), reksadana campuran (RDC), dan reksadana saham (RDS). Yang pertama akan kita bahas adalah reksadana pasar uang (RDPU). Reksadana ini mempunyai potensi imbal hasil sebesar 7% per tahun dengan asumsi waktu investasi minimal 5 tahun (short term). Reksadana ini hampir tidak mempunyai gejlak harga yang besar dan return-nya pun juga tidak setinggi reksadana yang lain. Contoh produknya adalah danareksa Seruni, PNM PUAS, Bahana Dana Likuid, Manulife Dana Kas, dan lain sebgainya. Jenis yang kedua adalah reksadana pendapatan tetap (RDPT). Jenis ini mempunyai potensi imbal hasil 10% per tahun dengan asumsi waktu investasi antara 5-10 tahun (medium term). Contoh produknya adalah danareksa Melati, Batavia Dana Obligasi Ultima, Manulife Obligasi Negara Indonesia, Mandiri Investa Keluarga, Trim Dana Stabil.

Jenis ketiga adalah reksadana campuran (RDC). Jenis ini mempunyai imbal hasil sampai 20% per tahun dengan asumsi jangka waktu di atas 10 tahun (long term). Contoh produk adalah Schroder Dana Terpadu II, Schroder Dana Prestasi, Fortis Equitra, Fortis Pesona, Trim Syariah Berimbang dan Manulife Tumbuh Berimbang. Jenis keempat adalah reksadana saham (RDS) yang mempunyai imbal hasil sampai 25% per tahun. Jangka waktu yang dibutuhkan lebih dari 10 tahun (long term). Contoh produknya adalah Ekuitas, Fortis Pesona, Schroder Dana Istimewa, Schroder Dana Prestasi Plus, Schroder Dana Investa, Mandiri Investa Atraktif, Mandiri Investa Atraktif Syariah, Manulife Saham Andalan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS