October 24 2014
  • 1
Jakarta, ID - 28 °CPartly Cloudy - Humidity: 79%
Advertisement

Industri Rokok di Indonesia

By admin - Thu Jun 07, 5:19 pm

Industri rokok di Indonesia sudah sangat berkembang pesat sampai ke penjuru dunia dan menyerap banyak sekali lapangan pekerjaan. Industri rokok di Indonesia dikatakan telah melakukan intervensi yang sangat kuat. Hal ini terbukti dengan banyaknya promosi yang dilakukan melalui media. Kebanyakan iklan rokok yang sering ditayangkan adalah tentang tantangan dan petualangan sehingga memberikan kesan bahwa rokok adalah sesuatu yang mampu meningkatkan adrenalin untuk bertualang. Hal tersebut tidak hanya mengintervensi masyarakat tetapi juga mengintervensi pemerintah.

Industri rokok di Indonesia

Usaha untuk mengintervensi pemerintah dan masyarakat ini bertujuan agar bisnis rokok tetap bisa eksis dan tetap terjaga peluang bisnisnya. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa rokok sangat berbahay bagi kesehatan. Intervensi ini bisa kita bandingkan dengan luar negeri, misalnya Amerika. Jika kita ke Amerika, sekarang sudah tidak ada lagi iklan-iklan rokok di jalanan. Selain itu, di Amerika harga rokok juga sangat mahal, yaitu berkisar antara 12-13 dolar. Itulah sebabnya pabrik rokok seolah memusatkan pangsa pasarnya ke Indonesia.

Industri rokok di Indonesia juga mempengaruhi anggaran belanja keluarga-keluarga di Indonesia. Anggaran belanja rokok di sebuah keluarga adalah menjadi prioritas kedua setelah beras. Sedangkan di tingkat nasional Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) habis untuk belanja rokok sebesar sepuluh sampai sebelas persen. Jika dirunut menurut sejarah, Indonesia sekarang seperti Amerika tahun 60-an dulu. Iklan rokok bertebaran dimana-mana dan dimanapun bisa ditemui orang yang merokok.

Selain adanya media dimana-mana dan di setiap waktu, ada juga bentuk intervensi yang lain. Salah satunya adalah berbagai macam bentuk sponsorship dan Coorporate Social Responsibility (CSR) dari pabrik rokok dalam berbagai event seperti konser musik dan olahraga. Di bidang olahraga tampak jelas Liga Indonesia disponsori oleh salah satu pabrik rokok yang juga kebetulan membuka program beasiswa bagi mahasiswa. Tentu saja ini bertujuan untuk mempromosikan pabrik rokok supaya tetap eksis di mata remaja. Sejatinya memang industry rokok di Indonesia sudah sangat kuat dan sangat sulit dilawan. Hal ini terbukti dengan pemerintah yang tidak pernah menerbitkan aturan untuk mengendalikan tembakau.

Industri rokok di Indonesia dengan segala macam bentuk intervensinya ini memang susah sekali dilawan. Seperti halnya raksasa yang tidak pernah tidur dan dikelilingin oleh para pengawal dan banyak uang. Untuk mengatasi besarnya intervensi ini, seharusnya pemerintah segera mengatur industry rokok dalam sebuah legislasi atau Undang-Undang. Dan hal ini harus dipelajari dari Negara lain.

Di Indonesia terdapat beberapa raksasa rokok, yaitu:

  1. Sampoerna A-Mild. Sampoerna adalah salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Sampoerna sudah memproduksi rokok kretek dengan kadar rendah tar dan nikotin yang pertama di Indonesia, yaitu Sampoerna A-Mild.
  2. Djarum Super. Dji Sam Soe merupakan sebuah merek dagang rokok kretek diproduksi oleh PT. HM Sampoerna Tbk. Dji Sam Soe adalah sebuah karya dari putera Indonesia kelahiran Fujian, Tiongkok bernama Liem Seeng Tee yang diciptakan pada tahun 1913 di Surabaya. Rokok ini sering menemani para pekerja berat.
  3. Gudang Garam. Rokok ini terkenal dengan iklannya yang fenomenal, contohnya PRIA PUNYA SELERA. PT Gudang Garam didirikan pada 26 Juni 1958 oleh Tjoa Ing Hwie. Di saat berumur sekitar dua puluh tahun, Ing Hwie mendapat tawaran bekerja dari pamannya di pabrik rokok Cap 93 yang merupakan salah satu pabrik rokok terkenal di Jawa Timur pada waktu itu. Berkat kerja keras dan kerajinannya dia mendapatkan promosi dan akhirnya menduduki posisi direktur di perusahaan tersebut.
  4. Lucky Strike. Lucky Strike merupakan sebuah merek rokok ternama di dunia yang diproduksi oleh British American Tobacco. Merek rokok ini pertama kali ditampilkan pada tahun 1871. Produk ini dijual dalam kemasan yang direnggangkan, dua rokok lebar, dan sepuluh rokok panjang. Sementara, batang rokoknya sendiri digulung dengan kertas berwarna putih. Merek rokok ini menjadi sponsor utama tim British American Racing dari tahun 1999 hingga 2005 dan Honda F1 pada tahun 2006.
  5. Rokok Herbal. Istilah Herbal dalam dunia pengobatan memiliki makna yang luas, yaitu segala jenis tumbuhan dan seluruh bagian-bagiannya yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat dipakai sebagai obat (therapeutic). Herbal di kenal juga sebagai tanaman obat yang salah satu, sebagian, atau seluruh bagiannya mengandung zat atau bahan yang berkhasiat baik bagi kesehatan tubuh. Bagian yang dimaksud bisa daun, batang, akar, umbi, buah atau bunga. Di dalam herbal atau tanaman obat itu terdapat kumpulan zat-zat yang memiliki beberapa efek farmakologi karena komposisi kandungan yang terdapat dalam tanaman obat itu bersifat konstruktif yaitu bersifat membangun organ, sel dan sistem tubuh.
  6. Marlboro. Marlboro merupakan perusahaan rokok yang diproduksi oleh Phillip Morris. Didirikan pada tahun 1924. Perusahaan ini merupakan perusahaan rokok terbesar di dunia. Dalam olahraga balap, perusahaan ini mensponsori Ferrari dan Ducati.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement