November 15 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Industri Jamu Indonesia

By admin - Fri Jun 01, 4:46 pm

Industri jamu di Indonesia sudah tidak lagi menjadi tradisi tetapi juga industry dengan keuntungan yang tinggi. Industri jamu sekarang disamakan dengan industry obat-obatan. Dan menurut WHO, industri obat-obatan merupakan industri yang berbasis riset, secara berkesinambungan memerlukan inovasi, memerlukan promosi yang membutuhkan biaya mahal, organisasi dan sistem pemasaran yang baik, serta produknya diatur secara ketat, baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Industri jamu

Industri obat tradisional merupakan salah satu usaha yang mempunyai peranan penting dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyediakan dan memproduksi obat-obatan tradisional yang berkualitas.  Beberapa produk obat-obatan yang beredar di Indonesia terbagi menjadi tiga yaitu obat tradisional, obat fitofarmaka dan obat farmasi atau yang disebut dengan obat sintetis. Obat fitofarmaka merupakan jenis peralihan antara obat tradisional dan obat farmasi (sintetis), sehingga dapat disimpulkan bahwa obat fitofarmaka adalah obat tradisional yang diproses secara modern, dengan menggunakan standar dan melalui uji klinis tertentu.

Industri jamu pasti berhubungan dengan obat fitofarmaka. Karena obat fitofarmaka sering disebut sebagai obat tradisional atau orang sering menyebutnya dengan jamu kemasan karena menggunakan bahan-bahan alami dari alam namun melalui sebuah produksi yang modern dan higienis dan melalui sejumlah uji klinis tertentu, sehingga tidak berbeda kualitasnya dengan obat modern atau obat farmasi. Perbedaan Obat Tradisional, Fitofarmaka, Dan Obat Farmasi adalah sebagai berikut:

No.

Obat Tradisional

Fitofarmaka

Obat Farmasi

1

Individual

Berlaku umum

Berlaku secara umum

2

Belum ada standar

Standar ada

Standar ada

3

Efektivitas berdasarkan tradisi

Efektivitas teruji

Pharmacodynamic uji

4

Obat bebas

Obat bebas

Obat keras

5

Pemasaran dengan iklan

Pemasaran melalui dokter dan iklan

Pemasaran melalui dokter

Sejak dahulu masyarakat Indonesia telah mengenal dan menggunakan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya penanggulangan masalah kesehatan, sebelum pelayanan kesehatan formal dengan pengobatan modern dikenal masyarakat. Pengetahuan tentang tanaman obat tradisional merupakan warisan budaya bangsa berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan secara turun temurun yang diwariskan kepada generasi penerus bangsa. Pengobatan dan pendayagunaan obat termasuk obat tradisional merupakan salah satu komponen alternatif pelayanan kesehatan dasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Industri jamu di masyarakat Indonesia tentu lebih dominan daripada obat-obatan kimia. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan beberapa contoh kasus yang terjadi di masyarakat, obat-obatan sintetis modern atau yang disebut dengan obat farmasi yang dibuat secara kimiawi ternyata sering menimbulkan efek samping yang merugikan dan banyak meninggalkan residu pada tubuh manusia, tingkat keamanan dan keberhasilannya masih diragukan walaupun sudah melalui pengujian terhadap efektifitas dan stabilitas produknya.

Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia berdampak langsung pada kenaikan harga-harga produk dan biaya hidup semakin meningkat, sehingga masyarakat mulai harus berpikir untuk dapat lebih menghemat dalam pengeluaran uang tiap bulannya. Hampir semua barang mengalami kenaikkan harga, tidak terkecuali harga obat farmasi. Padahal masyarakat sangat membutuhkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya atau hanya menjaga kesehatan dari perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu. Tingkat kesehatan masyarakat cenderung menurun sebagai akibat daya beli masyarakat yang rendah khususnya terhadap obat-obatan. Oleh karena itu banyak masyarakat yang beralih pada pengobatan tradisional karena pengobatan tradisional lebih murah dan dapat menekan harga, masyarakat lebih percaya karena faktor pengalaman dan alasan hasil warisan turun-temurun. Pengunaan bahan alam dalam rangka pemeliharaan kesehatan lebih dekat pada proses biologis pada tubuh manusia, aman bagi kesehatan, bebas dari bahan kimia, bebas efek samping walaupun keberhasilan penyembuhannya tidak secepat obat farmasi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS