November 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Hindari Kesalahan Usaha Ritel

By admin - Tue Jan 22, 5:05 pm

Usaha ritel di tahun 2013 memang mengalami perkembangan yang lumayan pesat. Tetapi usaha ritel ini bisa menjadi usaha yang beresiko jika Anda tidak cermat dalam menghadapinya. Usaha ini sangat diminati oleh para pelaku usaha karena besarnya permintaan konsumen dan juga tingginya kebutuhan pasar di Indonesia. Bahkan tidak hanya ritel berskala besar seperti Lotte Mart dan Carrefour saja yang merajai pasar tetapi juga ritel-ritel lokal, misalnya Ramai Toserba, Alfamart, Indomart, dan lain sebagainya. Ritel-ritel ini muncul untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Usaha ritelSebenarnya yang cukup menyulitkan para pelaku usaha ini adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan juga upah minimum karyawan. Kedua factor ini turut andil dalam meningkatkan biaya operasional setiap bulan. Nah agar bisnis Anda bisa terus bertahan di kondisi sekarang yang cukup sulit, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Ingin membidik semua kelas. Biasanya semua peritel membsarkan usahanya sama seperti menjalankan warung kelontong. Yang mereka pikirkan hanyalah mencari produk sebanyak-banyaknya dan kemudian menawarkannya kepada masyarakat luas. Padahal sebagai perital, Anda harus bisa menentukan mana prioritas konsumen yang ingin dibidik. Jadi, Anda bisa dengan mudah menentukan jumlah, jenis dan juga harga produk yang sesuai dengan konsumen yang Anda bidik.
  • Mengesampingkan pemilihan brand. Usaha ritel sangat bergantung pada pemilihan nama perusahaan atau brand agar bisa meyakinkan konsumen. Tetapi kebanyakan yang terjadi sekarang nama-nama usaha ritel ini cenderung tidak komersil dan seadanya, misalnya Kurma Toserba, dan lain sebagainya. Mengapa brand atau nama usaha Anda penting? Karena pada dasarnya brand yang Anda gunakan akan menggambarkan identitas usaha Anda dan nantinya juga harus disesuaikan dengan logo.
  • Terjebak dengan perang harga. Harga murah seringkali dijadikan sejata bagi para peritel untuk menarik lebih banyak konsumen. Cara ini memang tergolong ampuh, tetapi bagaimana jika ada pesaing Anda yang juga menawarkan harga yang lebih rendah? Tentunya akan membuat konsumen Anda pindah ke pesaing. Jadi, jangan hanya terpaku pada harga, karena konsumen juga memilih retail yang mempunyai pelayanan berkualitas dan kualitas bagus.
  • Kurang kreatif dalam menjemput karyawan. Usaha ritel membutuhkan konsep yang kreatif untuk bisa bersaing dengan pasar. Anda tidak boleh hanya diam saja dan menunggu konsumen berdatangan. Anda harus bisa kreatif dengan menjemput bola, misalnya dengan membuat website usaha ritel Anda secara online dengan keunggulan-keunggulan tertentu, seperti delivery service dan lain sebagainya. Konsep ini mulai diminati oleh masyarakat di kota-kota besar.
  • Lemahnya manajemen. Manajemen juga memegang peranan sepenting marketing. Jika control manajemen lemah, maka akan menjadi suatu masalah yang sulit untuk dihadapi. Untuk itulah Anda juga harus bisa mendata semua barang, memperhitungkan persediaan barang dan juga mengontrol semua arus penjualan yang terjadi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS