December 6 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Kemasan Suatu Produk

By - Mon Nov 17, 5:07 pm

Membuat kemasan produk tidak hanya harus memperhatikan desainnya saja, tetapi ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan dengan matang. Membuat kemasan produk harus melalui tahapan- tahapan tertentu sehingga tidak menimbulkan masalah di masa yang akan datang. Walaupun terlihat sepele tetapi ada aturan yang harus Anda perhatikan. Misalnya desain logo dan bentuk kemasan yang nantinya tidak akan menimpulkan kontroversi atau kontradiksi. Untuk kemasan, sebaiknya pelaku usaha membuat kemasan yang unik dan menarik serta mudah dibuka.

Membuat kemasan produkKemasan produk sangat penting untuk pemasaran. Untuk perusahaan besar pastinya sudah memahami prinsip yang satu ini. Tetapi untuk pelaku bisnis kecil dan menengah biasanya masih mengesampingkan faktor kemasan dan prinsip yang mengikutinya. Karena biasanya pelaku usaha menengah ke bawah masih menerapkan aturan tradisional dimana mereka tidak peduli dengan kemasan, yang penting kualitas produk yang mereka tawarkan. Jadi jangan heran jika banyak pelaku usaha kecil menengah masih menggunakan pembungkus plastik. Padahal jika mengetahui kemasan, pastinya banyak pelaku usaha yang berlomba- lomba ingin mempercantik kemasan produknya. Berikut ini beberapa manfaat dan fungsi kemasan produk yang harus Anda ketahui:

  • Memberikan perlindungan pada produk dari kerusakan dan pengaruh luar.
  • Mempertahankan kebersihan produk.
  • Mempertahankan nilai gizi produk yang terkandung.
  • Membantu proses pengolahan.
  • Media promosi dan informasi.
  • Memudahkan sistem transportasi.

Membuat kemasan produk yang unik dan menarik bisa menarik rasa penasaran konsumen. Anda bisa berkreasi atau berdiskusi dengan desainer grafis yang Anda percaya untuk mendapatkan bentuk, warna dan tulisan yang sesuai dengan produk dan menarik minat konsumen. Berikut ini beberapa etika dan aturan yang bisa Anda kembangkan untuk membuat kemasan suatu produk:

  • Harus sesuai dengan psikologi atau adat tujuan pangsa pasar Anda. Misalnya jika Anda membuat produk kornet dan ingin menjadikan kepala sapi sebagai logo kemasan. Sebaiknya Anda berpikir ulang jika Anda akan memasarkannya di daerah yang mensucikan sapi, seperti di Bali dan Kudus.
  • Harus sesuai dengan psikologi konsumen yang Anda tuju. Misalnya jika Anda menciptakan produk untuk anak sekolah, maka Anda harus memastikan bahwa kemasan yang Anda ciptakan juga mengandung unsur yang akan disukai oleh anak-anak.
  • Harus memudahkan saat membukanya. Kemasan yang mudah dibuka akan membuat konsumen merasa nyaman dengan produk yang dibelinya. Sebaliknya, jika konsumen membeli produk yang susah dibuka pastinya dia tidak ingin mengulang untuk membeli produk yang sama. Terlebih jika target market yang Anda bidik adalah anak- anak dan lansia.

Penggunaan produk harus sesuai dengan sifat produk tersebut. Artinya, membuat kemasan produk harus memberi asas manfaat baik bagi konsumen maupun bagi Anda sebagai produsen. Misalnya jika Anda ingin membuat produk makanan yang bentuknya sangat menarik, alangkah baiknya jika Anda menggunakan kemasan yang transparan agar konsumen juga bisa melihat apakah dia tertarik untuk membelinya atau tidak.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513