October 22 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Gebrakan Kalbe Farma

By admin - Fri Mar 30, 4:54 pm

Kalbe Farma atau PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan mengakuisisi sejumlah perusahaan farmasi dalam maupun luar negeri pada tahun ini. Kalbe Farma menyiapkan dana penjualan saham hasil pembelian kembali saham (treasury stock) ke salah satu perusahaan asing. Kabarnya, perseroan gencar memburu perusahaan farmasi di kawasan Asia Tenggara sebagai langkah ekspansi bisnis ke mancanegara.

kalbe farma

Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengaku bahwa perseroan berencana mengakuisisi perusahaan farmasi maupun barang-barang kebutuhan konsumsi, baik perusahaan lokal maupun Asean. Saat ini, perseroan sedang dalam proses penjajakan perusahaan-perusahaan tersebut. Sedangkan mengenai perusahaan asing yang akan membeli treasury stock Kalbe, Vidjong mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada perusahaan yang berniat membelinya. Per 31 Mei 2011, PT Bina Artha Charisma memiliki saham berkode KLBF sebesar 8,01 persen, PT Gira Sole Prima (9,39 persen), PT Ladang Ira Panen (8,51 persen), PT Lucasta Murni Cemerlang (8,74 persen), PT Diptanala Bahana (8,76 persen), PT Santa Seha Sanadi (8,88 persen), dan UBS AG Singapore S/A PT Kalbe Farma Tbk sebanyak 7,69 persen. Sedangkan sisanya dimiliki publik.

Kalbe Farma pada perdagangan Rabu sore, ditutup menguat Rp25 (0,70 persen) ke level Rp3.550. PT Deutsche Securities Indonesia dengan kode DB tercatat sebagai broker yang paling banyak mengoleksi saham Kalbe Farma. Seperti diketahui, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun untuk akuisisi perusahaan obat lokal guna meningkatkan pendapatan sekitar 15-18 persen pada tahun ini.

Vidjongtius menuturkan, dana berasal aksi korporasi tersebut dari kas internal perseroan. PT. Kalbe Farma Tbk merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi farmasi , suplemen, nutrisi dan layanan kesehatan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan farmasi. Kalbe Farma memiliki motto The Scientific Pursuit of Health for a Better Life.

Kalbe Farma telah menunjukkan kualitas dan kemampuannya berbisnis di Indonesia. Terbukti dengan laba bersih konsolidasi yang diterimanya sejumlah Rp 1,48 triliun di tahun 2011 atau tumbuh 15,2% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp 1,28 triliun. Laba bersih per saham meningkat sekitar 15,2% menjadi Rp 158 per lembar saham dari Rp 137 per lembar saham. Peningkatan laba ini ditopang oleh penjualan bersih yang mencapai Rp 10,91 triliun pada tahun 2011 atau mencatat pertumbuhan sebesar 6,7%, jika dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar Rp 10,22 triliun. Perseroan mencatat peningkatan marjin laba kotor menjadi 50,9% pada tahun 2011 dari 50,5% pada tahun 2010. Sejak triwulan-IV tahun 2011, komposisi segmen usaha Perseroan mengalami perubahan dengan meningkatnya kontribusi segmen.

Perseroan pada tahun 2011 memfokuskan pada pertumbuhan volume penjualan sejalan dengan pertumbuhan indikator makro ekonomi yang positif,sambil memperhatikan dengan seksama tren penurunan nilai tukar rupiah pada akhir tahun. Untuk tahun 2011, Perseroan masih mencatat peningkatan margin laba kotor. Divisi Obat Resep mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,8 triliun pada tahun 2011, dengan pertumbuhan sebesar 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya.Pertumbuhan penjualan tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, karena Perseroan memfokuskan pada pertumbuhan volume penjualan. Divisi Produk Kesehatan membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,8 triliun, dan juga mencatat pertumbuhan yang positif sebesar 8,3% pada tahun 2011, setelah mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir. Perbaika kinerja Divisi Produk Kesehatan ditunjang oleh pertumbuhan produk-produk obat bebas sejalan dengan pertumbuhan pasar, serta membaiknya kinerja produk minuman energi Extra Joss. Divisi Nutrisi mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,4 Triliun, dengan pertumbuhan sebesar 5,5% pada tahun 2011. Untuk tahun 2012, Perseroan mentargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 18% – 20%, dengan tingkat margin laba usaha sekitar 16,0% – 16,5%. Laba bersih per saham diperkirakan sekitar Rp 173 sampai Rp 180, mencerminkan pertumbuhan sekitar 10%-15% dibandingkan tahun 2011.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS