December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Merencanakan Financial Pendidikan Anak

By admin - Fri Jun 08, 11:24 am

Financial pendidikan anak harus direncanakan secermat mungkin. Financial pendidikan anak akan mempengaruhi tipe sekolah yang akan Anda pilih untuk anak Anda nantinya. Karena semakin hari biaya untuk sekolah semakin meningkat tajam. Tetapi Anda sebagai orang tua tentu saja tetap ingin memberikan bekal pendidikan yang bagus bagi anak-anak Anda. untuk itulah perencaan sejak dini sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

Financial pendidikan anak

Pertama adlah waktu memulai perencaan. Setelah tadi dikatakan bahwa merencanakan pendidikan harus dilakukan sedini mungkin, lalu kapan pastinya “sedini mungkin” tersebut? Jawabannya adalah semenjak anak masih dalam kandungan. Jadi ketika sanga anak sudah lahir, Anda sebagai orang tua sudah siap dengan asuransi dan investasi lain untuk buah hati Anda. karena tentu saja semakin dini persiapan yang Anda lakukan, maka tentu saja semakin besar jumlah uang untuk pendidikan anak Anda. Jika Anda menggunakan asuransi, jika semakin dini Anda merencanakan maka semakin kecil pula premi yang harus Anda bayar untuk jumlah pertanggungan yang sama.

Financial pendidikan anak juga harus dipersiapkan untuk jenjang pendidikan anak. Saat ini banyak sekali lembaga pendidikan yang menyediakan sekolah bahkan ketika bayi masih berusia 6 bulan. Hal ini merupakan keputusan Anda, apakah akan menyekolahkan buah hati Anda semenjak dini atau tidak. Karena hal ini tentu saja tergantung dari kebijakan masing-masing orang tua. ada yang merasa perlu dan ada yang merasa tidak. Jika Anda memilih untuk memasukkan anak Anda sekolah sedini mungkin, maka perencanaan keuangan untuk pendidikan anak Anda juga akan bertambah. Setelah melewati tahap preschool, anak Anda kemudian harus masuk TK, SD, SMP, SMA, S1 dan bahkan S2.

Tips ketiga adalah pilihan sekolah. Sekarang tentu saja pilihan sekolah untuk anak Anda sudah sangat beragam, yaitu mulai sekolah negeri maupun swasta. System pengajarannya juga beraneka ragam, yaitu ada yang Nasional, Nasional Plus, RSBI, dan SBI. Tentu saja masing-masing jenis sekolah dan sistemnya mempunyai jumlah dana yang beragam. Selain itu, Anda juga harus merencanakan apakah Anda ingin menyekolahkan anak Anda di dekat rumah, luar kota atau bahkan luar negeri. Tetapi yang perlu diingat adalah bahwa Anda harus menyesuaikan pendidikan anak sesuai dengan kemampuan financial Anda. Jangan cuma ikut-ikutan tren atau pun termakan gengsi. Tidak ada salahnya Anda mulai mengumpulkan informasi sekolah yang Anda taksir sedini mungkin agar Anda dapat memperkirakan biaya secara lebih cermat. Jangan lupa mempertimbangkan faktor inflasi, karena biaya sekolah saat ini tentu berbeda dengan biaya sekolah pada saat anak anda akan mulai bersekolah nanti. Misalnya biaya masuk SD incaran anda saat ini adalah Rp. 10 juta, saat ini anak anda masih berusia 2 tahun, maka dalam hal ini anda harus mempertimbangkan faktor inflasi dalam jangka waktu 4 tahun kedepan, pada saat anak ada siap masuk SD.

Financial pendidikan anak juga harus mempertimbangkan pendidikan luar sekolah. Selain pendidikan formal di sekolah, tidak ada salahnya Anda juga mulai memperhitungkan beberapa les atau kursus yang sesuai dengan minat dan bakat buah hati Anda. Tips kelima adalah jumlah anak, usia anak dan usia orang tua. Jumlah anak dan usia anak adalah juga faktor yang harus diperhitungkan dalam merencanakan anggaran pendidikan untuk masing-masing anak. Perlu diingat bahwa Anda perlu menyiapkan dana yang cukup untuk pendidikan semua anak-anak Anda.

Tips keenam adalah rencanakan pos-pos pengeluaran Anda. Idealnya jumlah minimum tabungan adalah 20% dari total penghasilan suami dan istri per bulan yang terdiri dari 5% untuk simpanan arus kas, 10% untuk tabungan jangka panjang termasuk investasi dan dana pendidikan anak, 5% untuk investasi jangka panjang lainnya. Biasakan untuk sedikit memaksakan diri Anda untuk dapat memenuhi kuota di atas. Jangan ragu untuk memangkas pengeluaran di pos pos lain untuk keperluan tabungan ataupun investasi pendidikan anak.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS