November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Menetapkan Harga

By admin - Fri Jul 06, 2:30 pm

Cara menetapkan harga harus memenuhi beberapa kriteria. Cara menetapkan harga harus mampu menyeimbangkan kebutuhan Anda sebagai produsen dan kebutuhan serta kemampuan konsumen. Harga merupakan salah satu factor yang mempengaruhi kesuksesan usaha Anda. Harga sendiri adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk bisa mendapatkan sebuah produk atau jasa. Tinggi rendahnya harga suatu produk atau jasa selalu berpengaruh pada keputusan konsumen untuk membeli produk atau jasa tersebut atau tidak. Jadi, penentuan harga harus memebuhi procedural tertentu agar sesuai dengan nilai produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Cara menetapkan hargaUntuk menentukan harga, para pelaku usaha menerapkan strategi yang berbeda-beda tetapi masih mempunyai tujuan yang sama. Secara garis besar, tujuan penetapan harga ada 4 orientasi, yaitu sebagai berikut. Tujuan pertama adalah tujuan yang berorientasi pada laba. Karena etiap usaha pasti selalu memilih harga untuk bisa menghasilkan laba paling banyak. Tetapi karena besarnya persaingan, menyebabkan penentuan harga menjadi suatu hal yang dilematik. Sebagai solusinya, akhirnya para pelaku usaha menggunakan pendekatan target laba, yaitu besar laba yang sesuai dengan sasaran laba.

Cara menetapkan harga mempunyai tujuan yang kedua, yaitu tujuan yang berorientasi pada volume. Tujuan ini untuk mencapai target volume penjualan maupun pangsa pasar tertentu. Yang berorientasi pada ini biasanya mempunyai harga yang lebih murah daripada yang berorientasi pada laba. Tujuan yang ketiga adalah beorientasi pada citra atau image. Yaitu tujuanya untuk membentuk image atau citra suatu produk atau jasa. Misalnya dengan memberikan harga murah untuk mendapatkan image “paling murah”. Tujuan yang keempat adalah yang berorientasi pada stabilitas harga. hal ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga yang dimiliki para pesaing dengan harga produk.

Ada juga beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk menentukan harga sebuah produk atau jasa. Strategi pertama adalah strategi penetapan harga produk baru. Didalam strategi ini, dilakukan beberapa hal, yaitu:

  1. Skimming price. Yaitu menetapkan harga yang tinggi pada suatu produk atau jasa baru tetapi disertai dengan promosi besar-besaran dan semakin lama harganya akan turun. Misalnya barang-barang elektronik, handphone, dan lain sebagainya.
  2. Penetration price. Jenis ini adalah kebalikan dari jenis skimming price, yaitu dengan menetapkan harga awal serendah mungkin untuk mendapatkan pangsa pasar yang luas dan membangun image pada konsumen. Misalnya tariff layanan operator.

Cara menetapkan harga juga bisa dilakukan dengan strategi yang kedua, yaitu strategi penerapan produk atau jasa yang sudah lama ada di pasaran. Untuk produk atau jasa yang sudah malang melintang di pasar dan sudah dikenal oleh khalayak ramai, tentunya harus berperang melawan perubahan pasar dan pergeseran minat konsumen. Cara yang dilakukan untuk mengatasi factor tersebut adalah:

  1. Produsen menurunkan harga. Tetapi jika Anda ingin melakukan cara ini, sebaiknya Anda memeprsiapkan cadangan biaya untuk bersiap-siap menerima keuntungan yang kecil.
  2. Untuk mempertahankan posisi di dalam pasar serta image yang sudah tertanam di masyarakat, Anda bisa tetap mempertahankan harga yang sudah ada.
  3. Menaikkan harga produk atau jasa. Cara ini untuk mempertahankan keuntungan yang didapat di tengah naiknya biaya produksi.

Selain strategi-strategi yang dilakukan di atas, ada satu strategi yang juga digunakan untuk mempengaruhi psikologis konsumen untuk meningkatkan penjualan. Misalnya dengan menerapkan harga yang cukup tinggi untuk membentuk image bahwa kualitas produk yang dijual adalah kualitas tinggi. Selain itu, memberikan harga yang sedikit lebih murah tetapi mampu memancing konsumen untuk membeli produk tersebut. Misalnya harga yang harganya Rp 200.000 diganti menjadi Rp 199.900.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS