November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Menentukan Target Market

By admin - Fri Jul 06, 2:29 pm

Cara menentukan target market merupakan salah satu modal awal yang harus Anda tentukan sebelum memulai sebuah usaha. Cara menentukan target market inilah yang nantinya akan menjadi patokan untuk kelangsungan bisnis Anda. ada beberapa pelaku usaha yang ingin menjangkau konsumen dari kalangan tertentu dan ada juga yang ingin menjangkau konsumen di semua kalangan. Setelah Anda memperjelas mana target market Anda, maka Anda kemudian bisa menentukan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Jadi, Anda menawarkan produk yang sesuai dengan daya beli konsumen yang sudah Anda targetkan.

Cara menentukan target marketAda tiga cara yang bisa digunakan untuk menetapkan target market, yaitu sebagai berikut. Cara yang pertama adalah dengan tanpa pembeda (undifferentiated marketing). Cara ini biasanya digunakan untuk menawarkan satu macam produk atau jasa dan mencakup seluruh pasar dan tanpa membedakan target pasar. Tujuan diterapkannya cara ini adalah untuk membentuk image yang kuat terhadap produknya kepada para konsumen. Cara ini dipilih oleh sebagian pelaku bisnis karena biaya yang dikeluarkan akan lebih kecil dibandingkan dengan pemasaran dengan membedakan pasar. Untuk pemasaran jenis ini lebih mengandalkan pada distribusi, produksi dan strategi promosi secara missal, disamping lebih hemat biaya. Kekuarangan dari cara ini adalah karena cakupan yang dipilih sangat luas, maka jika ada banyak pelaku bisnis yang mengikuti cara ini, maka persaingan akan semakin ketat.

Cara menentukan target market yang kedua adalah dengan pembeda (differentiated marketing). Yakni, target pasar dibedakan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Berbagai macam kebutuhan konsumen menjadi pendorong bagi para pelaku usaha untuk membedakan target pasar. Jika pemasaran tanpa pembeda ini hanya memproduksi satu jenis produk, maka harus disesuaikan dengan minat dan kebutuhan para konsumen. Pembedaan ini bisa dilakukan berdasarkan style, letak geografis, umur, tingkat pendapatan, jenis kelamin dan tingkat pendidikan konsumen.

Pembedaan ini digunakan untuk memperkuat loyalitas konsumen karena ditawarkan sesuai dengan keinginan konsumen. Misalnya adalah produk mie instan. Mie instan dibedakan berdasarkan varian rasa produk sesuai dengan selera masing-masing konsumen. Strategi dengan pembeda ini membutuhkan biaya yang lebih besar karena harus melakukan riset dan untuk biaya produksi yang besar. Tetapi walaupun biaya yang dikeluarkan, cara ini sangat digemari oleh para pelaku usaha karena dengan cara ini, produk yang ditawarkan semakin mempunyai daya tarik yang lebih kuat.

Cara menentukan target market yang ketiga adalah dengan terkonsentrasi (concentrated marketing). Jadi, cara ini hanya terkonsentrasi pada memasarkan produknya kepada satu atau beberapa kelompok konsumen saja. Jadi, pemasarannya lebih terarah pada konsumen yang sudah terarah. Misalnya produk gula Tropicana Slim, produk pemanis bebas gula dan rendah kalori ini khusus membidik pasar yang ingin menjaga kesehatannya terutama bagi penderita diabetes.

Karena dengan focus pada kelompok masyarakat tertentu, perusahaan bisa menggunakan strategi ini lebih baik daripada strategi yang lain. Selain itu, biaya promosi juga lebih terkonsentrasi sehingga lebih hemat biaya, baik biaya distribusi dan biaya produksi. Kelemahan strategi ini adalah pada resiko. Cara ini mempunyai resiko yang lebih besar daripada cara pembeda maupun tanpa pembeda. Bila target pasar yang menjadi fokus pemasaran tiba – tiba beralih ke perusahaan pesaing dengan fokus yang sama, maka Anda akan kehilangan satu – satunya ladang konsumen yang Anda miliki. Besarnya resiko yang ada, membuat pemilik perusahaan lebih memilih memasarkan produknya ke beberapa target pasar.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS