November 14 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Menentukan Bisnis Waralaba Yang Tepat

By admin - Mon May 14, 5:18 pm

Bisnis waralaba yang tepat terkadang sangat menggiurkan. Lalu bisnis waralaba yang tepat mana yang akan menghiasi hari-hari Anda? Bila Anda telah memutuskan bahwa waralaba adalah pilihan bisnis yang tepat untuk anda, salah satu keputusan pertama yang harus diambil adalah mengidentifikasi konsep usaha dan franchisor yang tepat bagi Anda. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan adalah sebagai berikut.

Bisnis waralaba yang tepat

Faktor pertama adalah jenis pekerjaan. Anda harus menikmati pekerjaan Anda di bisnis yang Anda pilih. Sebagai contoh, bila Anda tidak suka merangkak di bawah mobil, jangan memasuki bisnis perbaikan knalpot atau ganti oli. Sam Walton pendiri Wall Mart mengatakan kunci suksesnya adalah karena ia menyukai dunia retail bukan sebagai pekerjaan, namun sudah merupakan hobi baginya.

Bisnis waralaba yang tepat juga bisa ditentukan dengan factor pertimbangan yang kedua yaitu pelatihan atau pendidikan khusus. Beberapa jenis bisnis, seperti waralaba jasa profesional, misalnya jasa pengacara, menuntut pelatihan atau pendidikan khusus yang tidak bisa diberikan hanya dalam beberapa minggu. Jenis waralaba seperti ini adalah pilihan yang sangat baik bagi para profesional di bidang jasa yang ditawarkan, tapi harus dihindari oleh mereka yang tidak memiliki pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan waralaba ini.

Factor ketiga adalah jumlah karyawan. Bisnis padat karya membawa banyak kompleksitas seperti mencari dan mempertahankan tenaga kerja yang baik, kepatuhan kepada peraturan pemerintah menyangkut tunjangan karyawan, dan sebagainya. Banyak masalah ini bisa dihindari dengan memilih suatu bisnis yang bisa dijalankan oleh anggota keluarga ditambah dengan tenaga penuh atau paruh-waktu. Faktor keempat adalah persyaratan inventory. Bisnis yang mensyaratkan inventory dalam jumlah besar bukan hanya menuntut modal kerja yang lebih besar, tapi juga mengandung banyak resiko yang berkaitan dengan kemungkinan usangnya inventory atau pemilihan inventory yang tidak tepat. Bisnis jasa sangat populer belakangan ini karena bisnis ini mensyaratkan sedikit inventory atau tidak ada sama sekali, dan hal ini menguntungkan bagi pemilik bisnis.

Bisnis waralaba yang tepat benar-benar harus memperhatikan factor keempat tersebut. Jika perlu memiliki inventory, bagaimana pengaturan pasokan produk untuk usaha waralaba tersebut. Apakah produk tersebut secara ekslusif dipasok oleh franchisor, berapa harganya dan bandingkan dengan harga jika dibeli tanpa melalui franchisor. Umumnya franchisor yang baik memberikan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran normal, karena skala yang dimilikinya. Jika harga dari franchisor lebih tinggi, sebaiknya tidak memutuskan pembelian hak waralaba tersebut.

Faktor kelima adalah kerentanan terhadap fluktuasi ekonomi. Suatu bisnis dalam bidang barang atau jasa dasar yang selalu dicari konsumen di saat makmur maupun resesi menawarkan keamanan terhadap fluktuasi ekonomi. Ketika laju ekonomi melambat, orang cenderung mengurangi pengeluaran besar yang tidak penting (seperti mobil, mebel, dan barang mewah) dan mengurangi penggunaan jasa (seperti jasa perjalanan dan liburan). Kebutuhan dasar seperti makanan, barang kelontong, jasa bisnis, pos, dan pengiriman secara relatif tidak terpengaruh. Anda pasti juga ingin usaha Anda terlihat berwibawa dan lingkungan di sekeliling lokasi tidak mengganggu usaha franchise Anda. Tanyakan kepada franchisor, apakah area lokasi cukup bersih dan terkendali? Apakah lingkungannya juga cukup baik? Selanjutnya, mintalah franchisor membantu Anda bernegosiasi untuk mendapatkan lokasi yang strategis dan harga sewa yang lebih murah. Karena bisa saja dalam kasus tertentu, usaha tersebut dibutuhkan, misalnya oleh real estate untuk menjaring pasar.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS