June 27 2017
  • 1

Warning: fread(): Length parameter must be greater than 0 in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 311

Warning: fopen(): Filename cannot be empty in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 298

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 299

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/weather/class.weather.php on line 300
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Mempersiapkan Diri Untuk Bisnis Properti

By admin1 - Wed May 16, 5:05 pm

Bisnis properti memang menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Bisnis properti bahkan berani memberikan keuntungan walaupun tanpa modal, asalkan Anda tahu trik dan tipsnya. Jika Anda yang ingin berinvestasi, modal uan bukanlah modal utama. Itulah yang membedakan bisnis ini dengan bisnis yang lain. Dalam bisnis atau investasi ini, semua orang bisa melakukannya. Karena yang dibutuhkan adalah kesabaran, keuletan dan kemampuan untuk bernegosiasi serta kemauan bekerja keras.

Bisnis properti

Di dalam bisnis atau investasi ini, Anda bisa bertindak sebagai penjual dan saat lain Anda juga bertindak sebagai pembeli. Sebagai pemilik aset properti, Anda tentunya harus pintar-pintar menawarkan ‘barang dagangan’. Belum tentu sekali menawarkan bisa laku. Kadang, hingga puluhan kali ditawarkan, hingga berbulan-bulan pasang iklan di Koran, baru bisa laku sesuai harga yang Anda kehendaki. Sementara sebagai pembeli juga harus pandai-pandai ‘membaca’ potensi aset properti baik dari sisi harga, lokasi, bentuk dan sebagainya. Untuk tiu, sebagai investor properti Anda harus up to date dalam informasi seputar jual beli properti.

Bisnis properti memang harus ditangani oleh tangan yang tepat dan melalui strategi yang tepat pula. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk mempersiapkan diri melakukan investasi/bisnis di bidang properti. Pertama adalah pasang iklan baris. Anda bisa menggali informasi dengan memasang iklan baris di koran. Di iklan tersebut bisa Anda katakana bahwa Anda adalah investor dengan dana unlimited yang bersedia membeli aset-aset properti berupa bangunan dan tanah dengan harga tinggi.

Kedua, cermati iklan penawaran properti. Di samping memasang iklan baris sendiri, Anda juga harus mencermati iklan-iklan koran yang berisi penawan properti yang dipasang oleh orang lain. Sebaiknya Anda mencermati iklan-iklan dari berbagai Koran. Sebab tiap Koran kan memiliki segmentasi yang berbeda. Ketiga, agen properti (broker profesional). Anda bisa datang ke suatu agen properti dan menitipkan pesan kepada agen tersebut untuk memberitahu seandainya ada properti yang hendak dijual dengan (misalnya) harga di bawah pasar, pemiliknya terdesak untuk segera menjual, dan ada return minimal 10%.

Bisnis properti juga bisa dijalankan dengan cara keempat, yaitu survey langsung ke daerah tertentu. Dengan semangat dan keuletan Anda bisa menyisir suatu walyah untuk mendapatkan informasi perihal asset-aset yang hendak dijual. Misalnya, bisa dengan melihat lahan-lahan kosong kemudian menyanyakan statusnya atau menghubungi kepala desa (kades)/kepala dusun (kadus) guna menanyakan apakah ada tanah bengkok yang hendak dijual di wilayahnya. Cara kelima yaitu teman, saudara, relasi dan kenalan. Mereka ini bisa menjadi mata-mata bagi Anda jika di sekitar lingkungan dan tempat tinggal mereka ada asset properti yang henda dijual. Bahkan untuk kepentingan yang sebaliknya, yakni ketika Anda bermaksud menjual/menyewakan properti yang telah Anda miliki, mereka pun dapat berperan sebagai makelar (broker) Anda. Tapi ingat, jika berhasil melakukan transaksi berkat informasi dari mereka, Anda jangan pelit untuk member ‘honor’ yang pantas walaupun mereka tidak memintanya. Pemberian honor ini sepertinya sesuatu yang sepele, tetapi amat besar manfaatnya. Sebab jika mereka senang menerima honor dari Anda, kelak di kemudian hari mereka pasti akan dengan ringan hati membantu Anda lagi.

Cara keenam adalah bank. Anda bisa mencari-cari informasi di bagian perkreditan atau bagian penyitaan aset nasabah yang tidak sanggup menutup pinjamannya. Biasanya informasi bisa Anda dapatkan dengan mudah dari para Account Officer atau Analis Kreditnya, dibandingkan dengan melalui unit kerja terkaitnya. Untuk itu, bangunlah hubungan baik dengan para personil bank di unit kerja tersebut.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513