November 19 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Memilih Reksadana yang Terbaik

By admin - Thu Jul 19, 10:54 am

 

Cara memilih reksadana akan membantu Anda untuk menentukan produk mana yang akan Anda pilih. Cara memilih reksadana ini harus Anda perhatikan dengan baik agar Anda tidak salah dan menyesal di kemudian hari. Memilih produk reksadana yang terbaik sangat dibutuhkan karena di pasaran tidak hanya terdapat beberapa pulu saja tetapi sudah mencapai ratusan jenis produk reksadana. Menurut Bapepam-LK, tercatat sampai sekitar 752 produk reksadana yang beredar di Indonesia. Produk-produk tersebut ditawarkan dengan cara yang beragam, misalnya adalah dengan memasang iklan di media massa.

Cara memilih reksadana

Ada beberapa reksadana yang menunjukkan kinerja yang baik dan lebih tinggi daripada produk reksadana yang lain. Reksadana merupakan instrument investasi yang menguntungkan dan banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan tingkat hasil pengembalian investasinya jauh di atas tingkat pengembalian bunga deposito bank yang seringkali dipilih sebagai investasi oleh masyarakat. Tetapi selain tingkat pengembalian investasi, sebenarnya ada juga tingkat resiko yang harus dihadapi. Karena untuk mendapatk keuntungan yang besar selalu ada resiko yang membayanginya bukan? Walaupun tingkat resikonya tidak sebesar saham, tetapi tetap saja ada resiko yang harus Anda tanggung.

Cara memilih reksadana juga harus memahami resiko-resiko yang akan mengikutinya. Bermacam resiko tersebut akan bisa dibaca pada masing-masing prospectus reksadana yang bersangkutan. Salah satu resiko yang bahkan tidak akan dijumpai di deposito adalah resiko penurunan nilai investasi. Dalam konteks reksadana, banyak orang yang seringkali beranggapan bahwa harus parallel dengan memilih manajer investasi. Padahal kenyataannya adalah tidak selalu harus demikian karena bisa saja terjadi jika kita mengenal reksadana terlebih dahulu baru melalui kinerjanya daripada mengenal si manajer investasinya sendiri. Tetapi yang harus benar-benar Anda ingat adalah bahwa Anda harus benar-benar merasa nyaman dengan manajer investasi yang Anda pilih sebelum memutuskan memilih reksadana yang mana.

Ada juga kejadian yang membuat si investor sudah sangat nyaman dengan manajer investasi tetapi ternyata ketika akan memilih produk reksadana, produk yang si investor kehendaki ternyata tidak dimiliki oleh sang manajer investasi. Jadi, produk yang dinginkan bahkan malah lebih baik jika dikelola oleh manajer investasi yang lain. Karena masalah tersebut lah yang mengharuskan Anda untuk bisa terus mencari tahu tentang manajer investasi. Anda harus benar-benar mengenal seluk-beluk atau history si manajer investasi dan juga produk yang ditawarkannya. Jadi, Anda harus mencari sesuatu yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang Anda butuhkan.

Cara memilih reksadana secara spesifik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu yang pertama adalah dengan menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan tujuan investasi dan juga profil resikonya. Pastikan Anda juga sudah mengantongi rentang waktu yang akan Anda ambil, misalnya rentang waktu pendek, menengah atau panjang. Rentang waktu inilah yang nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik reksadananya. Untuk Anda yang masih muda, sebaiknya siap dengan investasi jangka panjang. Sebaliknya, untuk investor yang sudah memasuki usia pensiun sebaiknya memilih reksadana dengan rentang waktu yang pendek. Untuk investasi jangka panjang, Anda bisa memilih jenis reksadana campuran karena mempunyai fleksibilitas.

Cara yang kedua adalah dengan mengenal pengelola reksadananya, yaitu manajer investasi. Anda harus mengetahui baik perorangan maupun perusahaan yang akan mengelola dana investasi Anda. Anda juga harus memperhatikan karakter pengelola reksadana tersebut untuk bisa mendapatkan gambaran tentang bagaimana reksadana yang Anda pilih dikelola. Dengan begitu, resiko yang akan Anda hadapi juga lebih terukur.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS