November 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Cara Membeli Saham

By admin - Mon Apr 16, 4:35 pm

Cara membeli saham ternyata cukup mudah jika kita tahu caranya.  Cara membeli saham harus dilakukan setelah Anda mengetahui cara melakukan investasi saham. Sebelum Anda membeli saham atau melakukan investasi saham, Anda harus membuka rekening terlebih dahulu pada sekuritas yang terdaftar sebagai anggota bursa di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini sudah banyak sekuritas yang menawarkan jasa online melalui internet (online trading), dimana Anda perlu download software terlebih dahulu. Ada bagusnya Anda memilih sekuritas yang menyediakan layanan tersebut, sehingga dengan begitu Anda akan semakin leluasa dalam bertransaksi dan memantau data-data yang ada selama perdagangan.

Dengan online trading, kita mempunyai pemantauan yang lebih baik untuk pergerakkan bursa, melakukan sell atau buy sendiri tanpa tergantung dengan pihak lain, sehingga dapat memberikan flexibilitas dan respons terhadap pergerakan pasar lebih cepat serta menghemat waktu dan biaya.

Cara membeli saham

Cara membeli saham juga berhubungan dengan jenis saham yang diperjual-belikan di bursa Indonesia. Ada berbagai jenis saham dan dijual dengan satuan lot yang berisi 500 lembar saham. Jadi misalnya Anda membeli saham PT A sebanyak 2 lot  yang saat ini di perdagangkan dengan  Share Price (harga saham) Rp. 150,-. Maka dana yang Anda butuhkan secara perhitungan adalah: ( Rp 150,- x 2 x 500 ) + broker fee = Rp 150.000,- + broker fee. Broker fee untuk online trading biasanya sekitar 0,15%-0,2% dari nilai transaksi untuk beli dan 0,25%-0,3% dari nilai transaksi untuk jual.

Untuk memaksimalkan keuntungan sebaiknya kita mempunyai landasan trading system untuk mengetahui kapan waktu kita beli, berapa lama kita hold, dan kapan waktu kita jual. Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperdagangkan dalam satuan yang dinamakan lot. Di mana satu lot terdiri dari 500 lembar saham. Jual/beli saham harus dilakukan melalui salah satu dari sekitar 120 broker yang terdaftar di BEI. Untuk melihat daftar broker tersebut silahkan mengunjungi situs Bursa Efek Indonesia di www.idx.co.id. Ketika Anda membeli saham tidak ada batas waktu untuk menjualnya kembali.

Cara membeli saham adalah seperti layaknya membuka rekening di bank. Yaitu terlebih dahulu Anda harus membuka rekening di satu atau beberapa Perusahaan Efek. Dengan membuka rekening efek tersebut maka secara resmi Anda telah tercatat sebagai nasabah dan data identitas anda tercatat dalam pembukuan Perusahaan Efek yang terdaftar di KPEI separti Nama, Alamat, Nomor Rekening Bank dan data-data lain. Bersama dengan pembukaan rekening ini, Anda menendatangani perjanjian dengan Perusahaan Efek yang menyangkut hak dan kewajiban kedua belah pihak. Perusahaan efek ini biasanya disebut dengan Broker atau pialang. Dana Minimal Untuk Buka Rekening Efek atau Berinvestasi.

Pada dasarnya tidak ada batasan minimal dana dan jumlahnya untuk membeli saham. Dalam perdagangan saham, jumlah yang dijualbelikan dilakukan dalam satuan perdagangan yang disebut Lot. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, di Bursa Efek Indonesia (BEI) satu lot berarti 500 saham, itulah batas minimal pembeli saham. Lalu dana yang dibutuhkan menjadi bervariasi karena beragamnya harga saham-saham yang tercatat di Bursa. Misalnya harga saham XYZ Rp 1.000,- maka dana minimal yang dibutuhkan untuk membeli satu lot saham tersebut menjadi (500 dikali Rp 1.000) sejumlah Rp 500.000. sebagai ilustrasi lain, jika saham ABC harga per sahamnya Rp 2.500 maka dana minimal untuk membeli saham tersebut berarti (500 dikali Rp 2.500) sebesar Rp 1.250.000.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS