November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Business Plan untuk UKM

By admin - Wed May 30, 4:36 pm

Business plan untuk UKM juga tidak kalah penting dibandingkan dengan business plan untuk usaha yang lebih besar. Business plan untuk UKM mempunyai fungsi dan peranan yang tidak bisa dipisahkan. Tetapi pada kenyataannya, banyak sekali Usaha Kecil Menengah (UKM) yang belum memperhatikan pentingnya perencanaan bisnis. Bagi kebanyakan UKM tersebut, bisnis berjalan seperti apa adanya dari hari ke hari, bulan ke bulan dan dari tahun ke tahun. Bahkan, pada beberapa industri yang dikelola secara turun-temurun dapat dijumpai belum diterapkannya perencanaan bisnis. Pada UKM tersebut dapatlah ditebak perjalanan bisnisnya. Bisnis akan berjalan monoton dan kehancurannya tinggal menunggu waktu.

Business plan untuk UKM

Belum diterapkannya rencana bisnis hendaknya dirisaukan oleh para UKM. Hal ini dikarenakan pergerakan dan perubahan dalam dunia bisnis berjalan dengan cepatnya. Suplai bahan baku yang dulu mudah didapat kini menjadi susah dan lebih mahal karena langka. Pasar yang dulu terbuka luas, kini semakin sempit karena kejenuhan produsen. Banyak kasus-kasus lain yang dapat dijadikan contoh betapa pentingnya kepekaan UKM terhadap perubahan. Oleh karena hal tersebut, penting bagi para UKM untuk melakukan perencanaan bisnis. Lalu, apa yang dimaksud dengan Rencana Bisnis?

Business plan untuk UKM atau perencanaan usaha adalah suatu set rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menjalanan suatu bisnis pada periode tertentu. Perencanaan bisnis yang jelas dan realistis memungkinkan suatu UKM dapat secara konsisten menjalankan bisnisnya sesuai dengan tujuan dan prosedur yang telah dipilih. Perencanaan adalah harapan masa depan, seperti yang dinyatakan oleh Downey dan Erickson dalam bukunya “Manajemen Agribisnis” bahwa perencanaan merupakan pemikiran yang mengarah ke masa depan, yang menyangkut rangkaian tindakan berdasarkan pemahaman penuh terhadap semua faktor yang terlibat dan diarahkan pada sasaran khusus. Pada pelaksanaanya, Rencana Bisnis disusun dengan berbagai tujuan, yaitu untuk mendirikan bisnis baru, mendapatkan tambahan modal dari lembaga keuangan, mengembangkan usaha, atau sebaagi alat manajemen usaha yang sedang berjalan.

Ada beberapa faktor yang berpengaruh pada perencanaan atau pembuatan business plan, yaitu: 1) Gambaran umum usaha dan perusahaan, 2) Organisasi dan Manajemen, 3) Aspek teknis (suplai bahan baku dan proses produksi), 4) Aspek pasar dan pemasaran, dan 5) Keuangan. Serta yang tak kalah penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan rencana bisins adalah aspek risiko bisnis dan titik kritis dalam bisnis tersebut.

Business plan untuk UKM harus menghindari mencantumkan beberapa hal yang tidak diperlukan. Anda juga tidak boleh membuat business plan dengan penyajian yang panjang dan bertele-tele, pendekatan dan proyeksi yang tidak realistis pada beberapa aspek, seperti proyeksi pasar, suplai bahan baku dan tingkat harga, kejenuhan pasar dan produk, dsb.  Kesalahan dalam penyusunan Rencana Bisnis merupakan awal dari kehancuran bisnis tersebut. Karena seperti ungkapan, yaitu membuat perencanaan yang gagal sama saja dengan merencanakan kegagalan.

Setelah mengetahui manfaat business plan bagi usaha Anda, Anda tidak boleh lagi berpikir bahwa membuat business adalah sesuau yang sia-sia dan ribet. Karena Anda akan mendapatkan perincian yang matang jika Anda sudah membuka usaha Anda. UKM juga merupakan usaha yang rumit dan membutuhkan perencanaan yang matang agar mampu berkembang kea rah yang lebih baik. Karena tidak mungkin selamanya akan bertahan dengan konsep UKM, suatu saat pasti Anda menginginkan usaha Anda bertahan dan berkembang pesat. Dan disinilah peran business plan terjadi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS