November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Bisnis kuliner? Ikuti Konsep Dasarnya!

By admin - Fri Oct 05, 4:29 pm

 

Bisnis kuliner banyak sekali peminatnya, tetapi baru sedikit yang tahu bagaimana harus menjalankannya dengan tepat. Bisnis kuliner membutuhkan konsep yang matang untuk membangun bisnis. Biasanya yang banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah pada saat menyusun konsep bisnis, rata-rata orang hanya memperhatikan pemilihan lokasi, produk dan juga metode pemasarannya saja. Tetapi ketika seseorang membangun bisnis kuliner, konsep yang disusun  tidak boleh hanya berpatokan pada lokasi saja. Ada beberapa hal yang bisa Anda perhatikan ketika ketika memulai bisnis kuliner Anda.

 

Bisnis kuliner

Pertama, selera. Faktor utama yang menentukan kesuksesan dari sebuah usaha kuliner adalah citarasa makanannya. Jadi, Anda harus menyesuaikan citarasa makanan dengan target pasar yang dituju. Cobalah untuk melakukan survey pasar untuk menentukan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Sebaiknya, hindari untuk menjadi subjektif terhadap citarasa produk jualan Anda. Artinya, Anda tidak boleh hanya berpaku hanya memperhatikan selesar dan keinginan diri sendiri. Karena kenyataannya, belum tentu selera lidah Anda sama dengan seleran kebanyakan orang. Jadi, Anda harus mampu membawa selera pasar menjadi produk yang akan Anda jual.

 

Bisnis kuliner membutuhkan faktor pendukung kedua, yaitu gaya hidup. Sekarang ini, makanan bukan hanya sebagai pemuas rasa lapar saja tetapi juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Di kota-kota besar, makanan sudah menjadi gaya hidup masyarakatnya sehari-hari. Nah, jika Anda pandai melihat peluang yang ada dan mampu menggabungkannya dengan jenis makanan yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, maka produk usaha Anda juga mempunyai peluang yang lebih besar untuk disukai oleh banyak orang.

 

Ketiga, daya beli. Sebelum Anda menentukan produk yang akan Anda jual, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu lokasi yang akan menjadi tujuan usaha dan lingkungan di sekitarnya. Karena pemantauan kawasan sekeliling lokasi tujuan akan menjadi penentuan produk apa yang paling cocok dan tepat untuk dijual di sana. Observasi yang Anda lakukan akan menentukan produk yang akan Anda jual berdasarkan daya beli masyarakat. Misalnya jika produk yang dijual terlalu mahal, tetapi daya beli masyarakat rendah, maka usaha Anda akan sia-sia dan kemungkinan malah mengalami kerugian. Untuk itu, cobalah untuk benar-benar melakukan observasi.

 

Bisnis kuliner harus memperhatikan faktor yang keempat, yaitu rencana produksi. Konsep rencana produksi juga harus dipikirkan lebih lanjut. Anda harus mulai memperhatikan semua hal dengan lebih teliti, misalnya alur produksi, bahan baku, peralatan, harga produksi, keunggulan produk sampai kemasana produk yang akan dijual. Jadi, Anda tidak boleh hanya menjual produk yang bahan bakunya sulit didapat. Karena hal ini tentunya akan sangat menghambat proses produksi.

 

Kelima, rencana pemasaran. Sebelum Anda memutuskan bisnis yang akan Anda jalankan, ada baiknya Anda juga melakukan analisis pasar dan juga gaya pemasaran. Lokasi memang sangat menentukan tingkat persaingan karena akan membantu Anda untuk menentukan kesempatan pengembangan usaha. Selain itu, Anda juga harus bisa memperhatikan teknik promosi yang dilakukan. Karena promosi yang tidak efektif dan salah sasaran hanya akan membuang-buang waktu.

 

Jadi, apakah Anda sudah memikrikan beberapa faktor tersebut sebelum Anda membuka bisnis kuliner? Bukannya menambah beban berat Anda, tetapi alangkah baiknya jika suatu bisnis atau usaha dilakukan dengan hati-hati dan terperinci agar hasilnya juga lebih maksimal. Dengan begitu, usaha yang Anda buka bisa lebih berkembang dan berjalan dengan baik.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS