November 24 2014
  • 1
Jakarta, ID - 24 °CFog - Humidity: 94%
Advertisement

Beternak Puyuh Petelur

By admin - Mon May 14, 5:22 pm

Beternak puyuh petelur merupakan peluang usaha yang sangat menggiurkan. Beternak puyuh petelur pun juga membutuhkan persiapan dan perawatan yang optimal, salah satunya adalah rumah induk. Rumah induk merupakan sarana utama juga dalam beternak puyuh, khususnya petelur. Dimana rumah induk menjadi pusat aktivitas kegiatan usaha budidaya ini.

Beternak puyuh petelur

Pada waktu memulai usaha beternak puyuh, pembuatan rumah induk inilah yang biasanya paling banyak menyedot dana permodalan. Ada yang berpendapat, karena rumah induk merupakan modal tetap, maka perlu dibikin sebaik-baiknya. Namun ada juga yang berpendapat, pada awal beternak, pembangunan rumah induk sehemat mungkin. Yang penting memenuhi syarat untuk beternak. Perencanaan untuk pembuatan rumah induk pada awalnya tentu mengikuti mau berapa populasi yang akan dipiara, sekaligus kandang puyuh model seperti apa yang akan dipakai. Karena disain kandang puyuh menentukan tata letak muatan seberapa jumlahnya di dalam rumah induk. Agar tetap nyaman dalam pemeliharaan. Mudah dalam membersihkan. Serta tidak pengap.

Beternak puyuh petelur dengan memperhatikan rumah induknya merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam bidang ini. Mengenai rumah induk ini bermacam-macam cara membangunnya:

  • Memakai bekas kandang sapi. Tentu populasi terbatas.
  • Menyambung bagian belakang dapur.
  • Membeli kampung bekas.
  • Membuat yang  baru.

Untuk ukuran rumah induk beternak puyuh, kembali mengingat pada model/disain/bentuk kandang puyuh yang akan dipakai, bisa saling menyesuaikan. Upamanya saja memakai kandang puyuh yang biasa disebut facelift. Untuk populasi 1000 ekor puyuh petelur sudah cukup ukuran dalam rumah induknya 4 x 2,5 meter. Diisi dua kandang puyuh. Atau jika diletakkan berhadapan, rumah induknya bisa berukuran 3,5 x 2 meter. Tergantung posisi pintu rumah induknya dimana.

Demikian juga untuk populasi 2000 ekor, membutuhkan 4 kandang puyuh yang seperti saya pakai, berarti ukuran dalam rumah induknya 4 x 3,5 meter. Agar tengahnya leluasa untuk kita bergerak beraktivitas dalam pemeliharaan dan perawatan. Lalu bagaimana standar disain rumah induk untuk puyuh petelur? Kalau dari ukuran, tentu mengikuti model bentuk kandang puyuh yang akan kita pakai. Kalau dari dindingnya sebaiknya mengikuti kondisi cuaca dari masing-masing daerah. Jika membutuhkan kerapatan di malam hari dan keterbukaan di siang hari, Anda bisa main buka tutup, yang penting adalah tidak terlalu pengap. Selain untuk kesehatan puyuh petelur, juga untuk kesehatan kita yang memelihara.

Beternak puyuh petelur juga harus memperhatikan tentang masalah lantai. Sebanarnya masalah lantai tidak membutuhkan terlalu banyak tuntutan. Ada yang sampai sekarang dengan lantai tanah, sampai piara 15 ribu juga tidak masalah. Namun untuk dinding, demi keawetan dan kenyamanan ada baiknya pasang bata / batako, paling tidak ukuran tinggi 1 meter. Kemudian bagaimana dengan atap? Jika membeli kampung bekas, ukuran dalam 3,5 x 7 kemarin harga 2,5 jt sudah termasuk genting. Jadi rata-rata yang dipakai adalah atap genting. Belum berani memastikan efek jika beratap asbes.

Telur burung puyuh menjadi kudapan primadona bagi sebagian orang. Permintaan telur binatang bernama Latin Coturnix japonica ini terus meningkat dari hari ke hari. Kalau ada yang ingin beternak burung puyuh, sebaiknya  para peternak pemula memilih lokasi kandang yang pas. Tempat yang paling bagus adalah yang aman dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Selain membuat ternak lebih nyaman, juga bisa menumbuhkan tingkat produktivitas ternak dalam bertelur. Untuk modal, yaitu sekitar Rp 6,15 juta untuk beternak burung puyuh. Dana sebanyak itu untuk pembelian 500 ekor hingga 1.000 ekor burung puyuh dengan harga Rp 2.000 per ekor. Lalu, pembuatan kandang sekitar Rp 3 juta dan biaya listrik Rp 1,15 juta sebulan. Sementara, biaya pakan ternak selama lima hari seharga Rp 185.000 per sak dan minumnya Rp 16.000. Jadi, perlu biaya sekitar Rp 1,2 juta untuk pakan ternak selama sebulan

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Leave a Reply

Comments are closed on this post.

Advertisement