November 21 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Bertransaksi Saham

By admin - Mon Apr 16, 4:38 pm

Bertransaksi saham sejatinya tidak bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan broker. Bertransaksi saham dengan bantuan broker akan memudahkan Anda untuk melakukan transaksi dan menghindari kesalahan yang cukup beresiko karena broker pasti mempunyai pengalaman yang mumpuni. Tapi sebelum Anda menghubungi broker, ada beberapa hal yang perlu Anda mengerti.

Anda dapat membeli saham baik melalui primer atau pasar sekunder. Setiap transaksi saham yang bukan merupakan penawaran umum dari perusahaan dilakukan di pasar sekunder. Sebagian besar volume perdagangan harian berasal dari pasar ini. Selain itu, Anda juga akan memerlukan account perdagangan saham untuk melakukan segala jenis transaksi di pasar saham. Sekarang saham diadakan dalam format elektronik, bukan lagi harus dicetak di atas kertas. Hal ini tentu saja membuat mudah untuk mengakses saham tersebut ketika Anda harus menjualnya. Broker Anda akan memandu Anda melalui langkah-langkah dasar yang perlu Anda ikuti untuk memulai trading. Dia juga akan mengatur account perdagangan saham untuk Anda.

Bertransaksi saham

Bertransaksi saham akan berhubungan dengan memilih pialang. Anda dapat pergi dengan salah satu berbagai macam broker untuk perdagangan di pasar saham. masing-masing dilengkapi dengan paket sendiri layanan dan manfaat. Sebelum Anda memilih broker, menilai pengetahuan Anda mengenai pasar, keahlian Anda dalam mengukur tren, dan bagaimana Anda akrab dengan investasi. Tingkat keahlian Anda akan menjadi factor penting dalam menentukan layanan yang Anda akan butuhkan dari broker Anda. Anda akan perlu untuk mengkompensasi kurangnya keahlian atau pengetahuan dengan mencari broker yang dapat mengisi kesenjangan tersebut. Berikut ini adalah gambaran dari berbagai jenis broker yang dapat Anda gunakan dan layanan yang mereka tawarkan.

Pertama adalah broker diskon. Broker ini adalah yang paling murah yang bisa Anda temukan karena menawarkan layanan yang ‘murah’. Jika yang Anda butuhkan adalah broker untuk menangani hal-hal teknis yang tidak bisa Anda lakukan sendiri, maka inilag pilihan yng tepat. Jenis yang kedua adalah broker full service. Broker jenis ini menyediakan keseluruhan layanan kepada investor. Seorang investor amatir bisa mendapatkan nasihat dari sang ahli tentang kiat pasar dan bimbingan portofolio dari broker full service ini. Broker jenis ini menawarkan bimbingan investasi yang disesuaikan untuk memenuhi tujuan klien. Dengan cara ini, broker full service bertindak sebagai penasihat keuangan sampai batas tertentu.

Bertransaksi saham bisa berupa banyak pilihan saham karena Bursa Efek Indonesia memiliki lebih dari 300 anggota bursa atau saham. Dalam membeli saham kita tidak boleh mengandalkan hanya feeling kita saja. Karena jika kita mengandalkan feeling pasti penyesalan yang didapatkan. Oleh karena itu dalam memilih saham kita harus melihat dan meneliti apakah perusahaan yang akan anda beli itu memiliki Fundamental yang baik apa tidak. Karena fundamental perusahaan itulah kita bisa melihat kinerja perusahaan itu (laporan keuangan, dll) baik apa tidak untuk kedepannya.

Sebetulnya ada beberapa kiat untuk berinvestasi diantaranya sebagai berikut:

  1. Tentukan tujuan investasi Anda sebelum memulai investasi.
  2. Tentukan rentang waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan investasi tersebut.
  3. Kenali seberapa besar resiko yang bisa Anda ambil dan kemampuan Anda menanggung resiko tersebut.
  4. Kenali instrument dan produk investasi. Pelajari secara seksama ekspektasi keuntungan dan tingkat resikonya.
  5. Bandingkan tingkat imbalan hasil instrument investasi Anda dengan acuan (benchmark) yang ditentukan sebelumnya untuk mengukur kinerja investasi tersebut, misalnya : dibandingkan dengan suku bunga Deposito, apabila sudah melebihinya jual saja, jangan sampai serakah. Karena musuh utama berinvestasi adalah tamak.
  6. Ragamkan investasi pada berbagai instrumen dan produk. Buatlah portofolio investasi yang sesuai resiko dan potensi keuntungan yang Anda harapkan.
  7. Lakukan pengawasan secara berkala untuk memantau perkembangan investasi Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS