December 6 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Bertani Brokoli Pun Bisa Mensukseskan

By admin1 - Mon May 12, 3:47 pm

Bertani brokoli ternyata bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Bertani brokoli biasanya dilakukan di daerah dataran tinggi. Brokoli sendiri merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup mahal. Walaupun begitu, sayuran ini sangat digemari masyarakat karena kandungan vitamin C dan seratnya yang tinggi. Brokoli merupakan sayur yang masuk dalam keluarga kubis-kubisan. Di Indonesia, sayur brokoli biasanya diolah dan dijadikan hidangan capcay, sup maupun dikukus sebagai bahan campuran untuk bubur bayi sehat. Jus brokoli juga mulai digemari karena manfaatnya untuk menghindari kanker. Selain nutrisinya yang tinggi, brokoli ini mempunyai warna dan tampilan yang bisa mempercantik berbagai masakan sehingga menggugah selera.

Bertani brokoliKarena permintaan pasar pada sayuran ini yang tinggi, maka usaha brokoli ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, proses untuk menanam, memelihara sampai memanen brokoli terblang cukup mudah. Modal utama yang harus Anda siapkan adalah sebidang tanah kosong yang ada di daerah dataran tinggi. Jika tanaman brokoli Anda mulai menghasilkan, Anda bisa mulai memasarkannya ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Medan, Surabaya dan Jakarta. Ketiga kota besar di Indonesia ini merupakan contoh kota yang mempunyai permintaan tinggi akan brokoli.

Bertani brokoli juga tetap harus mematok pangsa pasar mana yang diinginkan. Untuk sayur brokoli biasanya diminati oleh kalangan menengah ke atas karena harganya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan sayuran yang lain. Brokoli yang dipanen pun harus dipisah berdasarkan masing-masing kualitasnya. Biasanya brokoli dengan kualitas bagus dipasarkan ke berbagai hotel dan restoran dengan harga yang lebih mahal, yaitu sekitar Rp 25.000/ kg. Sedangkan untuk brokoli kualitas biasa, biasanya dijual di pasar ritel atau pasar tradisional dengan harga sekitar belasan ribu sampai dua puluhan ribu rupiah per kilogram.

Petani brokoli jika sudah panen bisa menghasilkan brokoli sebanyak 1.500 kg sampai 3.000 kg. Hasil ini mempunyai omzet tinggi, karena minimal omzet yang mereka dapat antara Rp 30 juta sampai Rp 60 juta. Nah untuk bisa mendapatkan produk sebanyak itu dan omzet sebesar itu, yang perlu Anda perhatikan adalah proses pembudidayaannya. Prosesnya memang terbilang cukup mudah yaitu Anda hanya perlu benar-benar teliti dalam memperhatikan pasokan air untuk tiap tanaman dan ketinggian lahan yang Anda pilih. Karena jika Anda memilih lahan yang panas, tanaman brokoli ini tidak mampu berkembang dengan baik. Itulah sebabnya petani brokoli pastilah di dataran tinggi.

Bertani brokoli dimulai dengan memilih bibit unggul yang berasal langsung dari luar negeri. Bibit brokoli berbentuk biji. Bibit ini yang nantinya Anda semai menggunakan polybag dan tunggulah sampai bibit tersebut tumbuh menjadi kecambah. Kecambah biasanya bisa langsung tumbuh dalam rentan waktu satu bulan. Setelah itu, kecambah ini bisa Anda pindah ke lahan. Sedangkan untuk perawatan brokoli, Anda harus rajin menyiramnya setiap pagi dan sore dan setiap dua minggu sekali dilakukan pemupukan, khususnya di awal penanaman.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513