December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Berkenalan dengan Reksa Dana Pasar Uang

By admin - Fri Jun 15, 8:33 am

Reksa dana pasar uang sesuai dengan namanya pasti berhubungan dengan keseluruhan penawaran dan permintaan dana-dana atau surat-surat berharga. Reksa dana pasar uang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun. Selain itu, reksa dana ini bisa disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan. Biasanya para pemain menyebut reksa dana ini sebagai pasar kredit jangka pendek. Dan reksa dana jenis ini mempunyai perbedaan dengan pasar modal.

Reksa dana pasar uang

Perbedaan yang menonjol antara reksa dana pasar uang dan pasar modal terletak pada jangka waktunya. Dalam pasar modal, bisa diperdagangkan surat berharga berjangka dalam waktu panjang, sedangkan dalam pasar uang diperdagangkan surat berharga berjangka waktu pendek. Perbedaan ini tentu menghasilkan keuntungan dan resiko yang berbeda. Selain itu, kedua hal ini juga membutuhkan keahlian analisis yang baik. Krena kebutuhan akan adanya pasar uang dilator belakangi adanya kebutuhan pengusaha untuk mendapatkan sejumlah dana dalam jangka pendek dan sifatnya harus segera dipenuhi.

Reksa dana pasar uang terbentuk karena adanya pasar uang dan fungsi dari pasar uang, sebagai berikut. Fungsi adanya pasar uang yang pertama adalah dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan dana-dana jangka pendek, bertujuan untuk membiayai modal kerja maupun keperluan jangka pendek lainnya. Fungsi kedua adalah bisa memberikan kesempatan masyarakat dalam berpartisipasi kedalam pembangunan dengan membeli Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan juga Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Fungsi ketiga adalah dapat menunjang program pemerataan pendapatan bagi masyarakat luas.

Di dalam pasar uang, terdapat beberapa transaksi yang bisa Anda lakukan. Jenis transaksi yang pertama adalah pasar uang antar Bank. Transaksi ini bertujuan untuk menyerahkan sejumlah kelebihan dana dari suatu Bank kepada Bank yang lain. Dimana Bank yang menerima dana sedang kalah kliring. Sedangkan yang dimaksud dengan kalah kliring adalah sebuah Bank yang kekurangan dana untuk membayar kepada nasabahnya. Jenis transaksi yang kedua adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI). SBI adalah sejenis surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral dan hal ini ditujukan untuk dibeli oleh Bank Umum dengan nilai nominasi yang sangat besar. BI mengeluarkan SBI tentunya mempunyai tujuan untuk mengurangi peredaran uang di dalam masyarakat.

Reksa dana pasar uang juga mempunyai jenis transaksi yang ketiga, yaitu Surat Berharga Pasar Uang (SBPU). SBPU adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Umum dan dibeli oleh Bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar. Tujuan dari transaksi ini adalah untuk meningkatkan likuiditas Bank Umum dan juga menekan laju inflasi. Sedangkan yang dimaksud dengan likuiditas adalah kemampuan sebuah Bank untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.

Jenis transaksi yang keempat adalah Sertifikat Deposito. Sertifikat Deposito ini adalah sejenis surat berharga yang biasanya dikeluarkan oleh sebuah Bank dalam nilai nominal tertentu sebagai surat atas rujuk. Jenis transaksi kelima adalah Pasar Valuta Asing. Pasar Valuta Asing merupakan tempat seseorang bisa membeli maupun menjual sejenis mata uang asing maupun menukar dengan mata uang rupiah. Biasanya Pasar Valuta Asing ini seringkali disebut sebagai Bursa Valuta Asing. Sedangkan lembaga yang mempunyai kekhususan dalam kegiatan pertukaran uang asing ini disebut sebagai Money Changer. Ada juga peserta pasar uang yang biasanya diikuti oleh beberapa lembaga, yaitu:

  1. Bank-bank.
  2. Perusahaan-perusahaan Umum.
  3. Perusahaan Asuransi.
  4. Yayasan.
  5. Lembaga Keuangan lainnya, seperti Rumah Gadai dan Koperasi.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS