December 13 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Berkenalan dengan Prinsip Dasar Penjualan

By admin - Mon Jun 11, 4:51 pm

Prinsip dasar penjualan harus dikuasai sebelum Anda terjun langsung ke dunia marketing. Prinsip dasar penjualan ini memang bisa dipelajari sambil jalan, tetapi jika Anda tidak bersungguh-sungguh belajar dari awal, maka Anda akan ketinggalan. Karena sejatinya sebuah bisnis bukanlah bisnis ketika tidak terjadi penjualan di dalamnya. Jadi, sebesar apapun asset yang Anda miliki, sehebat apapun tim Anda, tanpa penjualan maka bisnis Anda akan mati secara perlahan-lahan. Ada beberapa pendekatan yang mudah dilakukan untuk menciptakan dan meningkatkan transaksi.

Prinsip dasar penjualan

Tips pertama adalah yakinlah pada produk Anda. Jika Anda saja ragu pada keunggulan dan ciri khas produk Anda, bagaimana orang lain akan merasa yakin dengan produk Anda. Semakin Anda percaya diri dan bangga dalam memasarkan produk Anda, maka semakin besar pula keyakinan customer terhadap produk Anda. Kedua adalah tunjukkan reputasi Anda. Siapa-siapa saja orang-orang terpandang yang menggunakan produk Anda atau tunjukkan seberapa banyak pengguna produk Anda. Branding dan reputasi selalu menjadi hal penting bagi customer melihat dedikasi dan profesionalitas Anda.

Prinsip dasar penjualan yang ketiga adalah kenali target potensial Anda. Jangan melakukan pendekatan secara membabi-buta pada seluruh calon customer Anda. Kenali benar pasar Anda dan lihat bagaimana usaha Anda akan “meledak”. Keempat, buatlah janji. Tak ada yang lebih meyakinkan customer Anda selain bertatap muka dengan Anda. Jadi buatlah janji, kunjungi mereka tepat waktu dan presentasi bagaimana hebatnya produk Anda. Kelima, efektifkan media promosi dengan budget rendah dengan efek yang besar. Cobalah jelajah di social media dan gunakan efek yang besar untuk produk Anda. Buatlah tester yang membuat calon customer Anda yakin bahwa apa yang Anda sampaikan adalah kebenaran, bukan sekedar iklan. “Ikat” mereka dengan keunggulan produk Anda dan lihat bagaimana mereka akan membesarkan usaha Anda.

Keenam, gunakan rasio 10:3:1, yang artinya ketika Anda menawarkan sepuluh orang maka ada kemungkinan 3 yang akan tertarik dan 1 diantaranya yang kemungkinan besar akan melakukan transaksi. Ketujuh, jangan ragu untuk memperkenalkan produk Anda. Ingatlah poin pertama tadi. Tunjukkan bahwa Anda bangga dan mencintai produk anda. Dan mereka akan rasakan aura yang sama.

Prinsip dasar penjualan yang kedelapan adalah rencanakan pendekatan Anda (Sales Plan). Buat perencanaan sehingga Anda memiliki alur yang benar untuk bergerak dan tahu ketika anda melenceng atau melambat dari waktu yang seharusnya. Kesembilan, perluas jaringan Anda. Datangi acara seminar bisnis dan pelatihan untuk produk yang sesuai. Jaringan Anda tidak hanya sebatas klien tapi juga competitor Anda. Pelajari setiap hal untuk meningkatkan kualitas Anda sebagai produsen dan kualitas produk Anda sendiri. Kesepuluh, fokuslah pada prinsip pareto dimana 80% kontribusi pendapatan Anda biasanya hanya berasal dari 20% konsumen Anda. Misal dari 10 klien, biasanya hanya 2 klien yang selalu atau terus menerus menggunakan produk Anda. Jadi fokuslah untuk menjaga 20% konsumen Anda ini, karena mereka adalah 80% pendapatan Anda.

Kesebelas, jangan mengemis. Jangan buat klien Anda memilih produk Anda karena iba. Karena iba tidak membuat mereka kembali kepada Anda. Kedua belas, pahami keinginan customer Anda. Salah satu alasan kuat kenapa seseorang membeli sebuah produk, adalah karena produk tersebut menjadi solusi permasalahan mereka. Apakah produk Anda sudah menjadi solusi permasalahan mereka? Ketiga belas, perlakukan customer Anda seperti layaknya Anda melakukan diri Anda. Jika Anda tidak menyukai ketika dipaksa untuk membeli, maka jangan paksa pembeli Anda. Keempat belas, evaluasi seluruh kegiatan Anda. Perhatikan data-data baik dari pembeli, peminat dan seluruh calon cutomer yang Anda tawarkan. Di sana Anda akan melihat pola customer potensial Anda. Itulah 80% pendapatan Anda dan berfokuslah disana. Karena mereka adalah yang sudah jelas membutuhkan produk Anda.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS