November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Belajar Berbisnis Belut

By admin - Thu Mar 29, 4:31 pm

Belajar berbisnis belut bisa membawa Anda menuju kesuksesan. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia tidak asing lagi dengan belut. Belajar berbisnis belut akan membutuhkan ketekunan Anda. Tapi jika Anda sudah membuka jalan, maka pasar aka nada di tangan Anda. Mengapa? Karena hewan air tawar yang masuk dalam kelompok ikan berbentuk seperti ular ini digemari karena rasa dagingnya yang gurih. Belut boleh dibilang aman dikonsumsi oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Daging belut juga dipercaya dapat menambah vitalitas tubuh manusia.

Selain di rawa-rawa, hewan air ini banyak ditemukan di sawah atau kali (sungai). Lantaran peminatnya cukup banyak, pasokan belut tidak cukup mengandalkan dari tangkapan alam. Makanya, belakangan banyak orang tertarik budidaya belut. Di sinilah Anda harus membuka jalan.

Belajar berbisnis belut

Belajar berbisnis belut bisa dimulai dengan mempelajari jenis-jenis atau beragam varian belut yang ada. Salah satu varian belut yang mulai banyak dibudidayakan adalah jenis belut super. Berbeda dengan belut pada umumnya, belut super memiliki ukuran lebih besar. Ukuran lingkar tubuhnya mencapai 6,5 cm dengan panjang sekitar 50 cm. Bobot tiga ekor belut super bisa mencapai 1 kg. Belut ukuran jumbo ini banyak dicari pengusaha restoran dan makanan ringan. Kenapa ini menjadi jalan untuk Anda memulai bisnis? Karena belut varian ini jika tidak dibudidaya, susah mendapat belut super ini, sementara pasarnya lebih menjanjikan.

Kemudian Anda bisa membuat kolam yang berukuran sekitar 2×5 meter. Dengan pemberian pakan rutin, Anda bisa memanen belut setiap tiga atau empat bulan sekali. Jadi dalam setahun bisa empat kali panen. Saat panen, setiap kolam bisa menghasilkan 250 kg belut super. Harga setiap kilonya sekitar Rp 30.000-Rp 35.000. Dengan harga tersebut, omzet yang Anda dapat sekitar Rp 40 juta-Rp 50 juta setiap kali panen. Adapun laba bersihnya sekitar 50 persen dari omzet. Biaya produksi yang dikeluarkan lebih banyak untuk pembibitan. Setiap satu kg bibit belut super ini dijual seharga Rp 40.000. Sementara pakannya lebih banyak pakan alami, seperti kodok dan cacing.

Belajar berbisnis belut juga sebaiknya mempelajari jenis makanan kesukaan belut dan yang bisa membuatnya lebih sehat. Sebaiknya, Anda menghindari pemberian pelet karena justru dapat menghambat pertumbuhan belut. Selain budidaya belut hingga siap jual, Anda juga bisa mulai melayani penjualan bibit belut super.

Contoh pebisnis dan pembudidaya belut adalah Prabowo dari Yogyakarta. Ia membudidayakan belut super sejak 2010. Saat ini, ia fokus menjual bibit belut super seukuran 15-20 cm. Karena kalau bibit setiap bulan bisa langsung jual, sementara kalau tunggu besar itu sampai tiga bulan. Bekerja sama dengan petani, ia membudidayakan belut ini di pinggiran sawah. Omzetnya dalam sebulan mencapai Rp 8 juta. Karena bekerja sama dengan pemilik sawah, laba yang didapatnya hanya 20 persen-30 persen. Hal utama yang mesti diperhatikan adalah pemberian pakan. Asupan pakan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan belut. Sebaiknya belut super lebih banyak diberikan pakan alami, seperti keong, katak, atau cacing ketimbang pakan buatan. Karena pakan alami membantu pertumbuhan lebih cepat. Selain itu, kecukupan pakan juga harus diperhatikan. Sebab, bila jumlah pakan kurang bisa menyebabkan terjadinya kanibalisme antar belut. Untuk itu, sebaiknya pemberian pakan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari. Untuk metode budidayanya sendiri ada dua cara. Yakni, menggunakan media kolam lumpur dan menggunakan bubu bambu di sawah.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS