November 17 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Balas Komplai dengan Senyuman

By admin - Thu Apr 11, 4:53 pm

Komplain Pelanggan adalah salah satu kerikil yang pasti terjadi di dunia usaha. Komplain Pelanggan tidak boleh ditanggapi dengan dingin atau bahkan cuek karena kita, sebagai pelaku usaha, harus mampu memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Dan tidak ada salahnya juga jika Anda memberikan pelayanan yang maksimal untuk memenangkan hati mereka. Tetapi tidak semua pelayanan yang kita berikan mendapat sambutan positif dari mereka. Setelah itu, kemungkinan mereka akan mulai menyampaikan keluhan dan komplain dengan cara yang kurang sopan, seperti marah-marah. Pernah mengalami hal ini? lalu, bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk menghadapi komplain dari konsumen?

Komplain Pelanggan

  • Jadilah pendengar yang baik untuk meredakan emosi konsumen. Jika emosi konsumen memuncak, tenangkanlah. Berikan kesempatan bagi konsumen untuk mengungkapkan keluhan dan rasa kecewanya. Tugas Anda adalah untuk mendengarkan dengan seksama dengan menunjukkan empati dan memberikan tanggapan positif. Hindari memotong pembicaraannya agar emosinya tidak kembali tersulut. Anda juga tidak boleh ikut tersulut emosi karena bisa memperburuk keadaan.
  • Jangan menyanggah, berikan solusi terbaik. Komplain Pelanggan tidak perlu Anda sanggah untuk membela diri karena hal ini hanya akan memperparah situasi. Jika konsumen mulai emosi dan mengungkapkan semua keluhannya, berikan beberapa solusi. Untuk mendapatkan hasil yang saling memuaskan, sebaiknya ajaklah konsumen untuk berdiskusi dan tawarkan jalan keluar yang bisa saling menguntungkan. Hal ini selain untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan juga bisa mengembalikan kepercayaannya terhadap produk Anda.
  • Cobalah untuk berada di sisi konsumen dan rasakan apa yang dia rasakan. Walaupun Anda sudah memberikan solusi terbaik untuk konsumen, jangan berhenti sampai di sana karena sejatinya tugas Anda belum selesai. Anda harus bisa mengembalikan kepercayaan mereka, yaitu dengan berada seolah di posisi mereka. Misalnya dengan membuat program-program promosi untuk menyenangkan mereka. Dengan cara ini, maka kepercayaan konsumen juga akan kembali lagi.
  • Jangan mengedepankan sikap terlalu kaku. Sekarang ini masih banyak pelaku usaha yang selalu bersikap kaku dan monoton terhadap konsumen. Dan sikap seperti inilah yang sebenarnya tidak disukai oleh konsumen. Jadi setiap ada komplain, Anda tidak boleh membela diri dengan berdalih “kebijakan manajemen”. Jadikan konsumen sahabat dan carikan solusi untuk mereka.
  • Catatlah semua komplain konsumen dan jadikan sebagai bahan evaluasi. Komplain Pelanggan yang Anda terima tidak boleh hanya masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan saja. Anda harus bisa mencatatnya dengan sungguh-sungguh untuk kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi. Hal ini untuk memperbaiki kualitas pelayanan yang Anda berikan kepada semua konsumen. Jadi, dengan adanya komplain-komplain dari konsumen inilah Anda akan mendapatkan banyak sekali masukan untuk kemajuan usaha Anda dan bahkan bisa berinovasi untuk membangun kepuasan pelanggan.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS