December 9 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Apakah Transaksi Usaha Anda Gagal? Cari Tahu Di Sini.

By admin1 - Tue Jun 17, 4:47 pm

Transaksi usaha yang gagal tentu saja merupakan salah satu hal yang bisa terjadi di dunia usaha. Transaksi usaha yang gagalini menunjukkan apakah usaha Anda berhasil diterima oleh konsumen atau tidak. Nah sebagai pelaku usaha, Anda harus mampu mengetahui ciri-ciri jika transaksi Anda masih belum berhasil di pasar. Berikut ini beberapa ciri yang harus Anda ketahui dan pelajari:

Transaksi usaha yang gagal

  • Konsumen mulai menunjukkan tanda kejenuhan pada jasa Anda. ketika membuka sebuah usaha, maka Anda harus memberikan service yang memuaskan bagi para konsumen dan hal ini memang membutuhkan ketegasan dan keahlian khusus. Selain meningkatkan kualitas service yang Anda berikan, jangan lupakan juga jika suatu saat kemungkinan konsumen mengalami kejenuhan juga mungkin. Tahukah Anda bahwa service terbaik itu ditentukan oleh 3 menit pertama saat Anda melayani konsumen Anda? Jadi manfaatkan sebaik-baiknya 3 menit awal tersebut, misalnya cara menyapa, cara menyambut, menawarkan produk, dan sebagainya. Jangan hanya fokus pada hasil yang didapat saja.
  • Konsumen mulai terlihat kurang sabar. Transaksi usaha yang gagalberikutnya bisa dilihat dari fast respons yang diberikan kepada konsumen. Konsumen tidak mau tahu apakah Anda sedang sibuk atau alasan lainnya. Mereka selalu menginginkan fast respons dari Anda. nah ketika konsumen sudah menunjukkan sikap negatif, misalnya tidak tertarik lagi dengan penjelasan Anda dan mulai tidak sabar, maka bisa dipastikan bahwa konsumen tersebut sudah ingin berpaling. Tetapi Anda tetap harus berfikir dan berlaku positif. Tetap berikan pelayanan yang terbaik.
  • Waspadalah terhadap konsumen gadungan. Indonesia dikenal sebagai gudangnya pembajakan, apapun bentuknya, termasuk usaha yang Anda geluti. Misalnya Anda bergerak di bidang desain. Anda harus hati-hati jika karya Anda justru dijiplak oleh “konsumen gadungan” ini. Kejadian ini sudah mulai marak, yaitu mereka berpura-pura pesan desain tertentu dengan segala keinginan. Begitu desainnya selesai, mereka kabur membawa desain tersebut.
  • Mulai tidak percaya. Kepercayaan memang bisa berubah, entah itu bertambah atau berkurang. Dan tugas pelaku usaha adalah untuk meningkatkan kepercayaan konsumen pada usaha Anda. Karena jika konsumen sudah mulai tidak percaya, kemungkinan transaksi akan gagal pun lebih besar. Untuk itulah, kembalikan kepercayaan konsumen Anda dengan memberikan pelayanan dan produk yang lebih baik, baik kualitas maupun kuantitas.

Cobalah untuk belajar mengerti gelagat konsumen. Transaksi usaha yang gagaljuga dipengaruhi oleh si konsumen itu sendiri. Konsumen sebenarnya sama dengan sebuah usaha, yaitu sama-sama mempunyai reputasi. Di luaran sana ada banyak sekali konsumen dengan reputasi yang buruk, misalnya menjatuhkan pasar usaha Anda, pura-pura membeli hanya untuk membandingkan harga, dan sebagainya. Jika Anda bertemu dengan konsumen jenis ini, sebaiknya Anda tetap bersikap positif dan alami dengan menjelaskan kualitas apa yang Anda miliki. Sebaliknya jika konsumen sudah menunjukkan sikap dan gelagat yang kurang beretika, maka tidak ada salahnya Anda menghentikan transaksi secara profesional.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513