December 6 2016
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

Apakah Budidaya Kubis Bisa Menguntungkan?

By - Tue Nov 25, 5:12 pm

Budidaya kubis mungkin masih belum menjadi prioritas untuk dijadikan bisnis. Padahal dengan budidaya kubis, Anda bisa membudidayakan tanaman yang satu ini untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memenuhi kebutuhan financial Anda sendiri. Terutama untuk pensiunan, pembudidayaan ini sangat cocok dilakukan. Pensiun adalah waktu dimana Anda sudah tidak dianggap produktif lagi. Karena terlalu terbiasa dengan segala aktivitas semasa bekerja dan tidak tahan jika harus berdiam diri di rumah, maka budidaya tanaman yang satu ini bisa membantu Anda untuk menyalurkan tenaga yang Anda miliki.

Budidaya kubisKubis merupakan tanaman yang tidak hanya disukai di dalam negeri saja tetapi juga sampai ke luar negeri, seperti Jerman, Malaysia, Jepang, Singapura, Hongkong, Taiwan dan lain sebagainya. Setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan permintaan sayuran kubis. Jika Anda menyasar pasar dalam negeri, maka Anda akan mengetahui bahwa permintaan pasar akan sayuran kubis sangat tinggi. Inilah yang akhirnya membuat peluang bisnis yang satu ini bisa mendatangkan keuntungan yang tinggi pula.

Budidaya kubis bisa Anda lakukan jika Anda berdomisili di daerah dingin atau mempunyai tanah yang berada di dataran tinggi. Untuk perhitungan awal, Anda bisa memulai membudidayakan sayuran kubi ini dengan lahan sebanyak 1 Ha dan modal uang sebesar Rp 10.000.000. untuk membeli bibit kubis, Anda bisa membeli di toko bibit yang Anda percayai. Untuk perawatan tanaman kubis sebenarnya tidak terlalu sulit, yaitu proses pencangkulan tanah sebanyak 2 kali, pemberian pupuk kandang dengan perkiraan 15 – 20 ton/ Ha dan juga dibuatkan bedengan dengan panjang 3-5 meter dan lebar 120 cm.

Untuk penanaman di awal, biasanya yang Anda butuhkan adalah bibit sebanyak 35.000 bibit. Untuk memperbanyak, tanaman ini bisa diperbanyak dengan cara biji. Caranya adalah menyemai biji yang sudah siap. Kemudian jika sudah berumur sekitar 1 bulan bisa dipindah ke bedengan. Untuk pemupukan bisa dimulai ketika benih yang ditanam sudah mencapai 2 minggu dan 4 minggu pasca tanam. Pupuk yang Anda gunakan bisa menggunakan pupuk Phonska dan Urea.

Budidaya kubis juga harus dilakukan dengan melakukan perawatan yang tepat. Walaupun sederhana, namun perawatan tanaman kubis sangat penting untuk mepengaruhi hasil panennya. Ketika tanaman sudah ditanam, sebaiknya Anda secara rutin mencabut gulma- gulma yang ada di sekitar tanaman kubis tersebut. Karena gulma bisa mengganggu pertumbugan dan perkembangan tanaman kubis. Ulat juga harus Anda antisipasi agar tidak mengganggu tumbuh kembang tanaman kubis karena ulat bisa menyebabkan daun kubis menjadi berlubang. Selain itu, untuk mengusir hama, Anda bisa menggunakan insektisida.

Untuk waktu panennya biasanya bisa Anda lakukan setelah kubis berumur antara 3-4 bulan tanam atau jika crp kubis sudah besar. Untuk memanen, sebaiknya jangan telat karena bisa menyebabkan crop kubis pecah atau membusuk.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • 0 Comments

  • Fatal error: Call to undefined function the_ratings() in /home/infoduit/public_html/wp-content/themes/peluangbisnis/lib/hooks.php on line 513