December 12 2018
  • 1
, - ° - Humidity: %
Advertisement

3 alternatif bagi investor saat pasar turun

By admin - Tue Jan 03, 3:11 pm

  • Comments Off on 3 alternatif bagi investor saat pasar turun
  • 490 views
  • Email
  • Print

3 alternatif bagi investor saat pasar turun diperlukan kejelian karena posisi dan kondisi pasar bisa berubah secara drastis dalam waktu yang tidak lama. 3 alternatif bagi investor saat pasar turun berguna untuk membuat perencanaan yang matang jika suatu saat terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Saat pasar ambruk, investor bisa melakukan sejumlah alternatif. Sedikitnya ada tiga hal yang bisa dilakukan. Ketiga hal itu adalah menahan investasi, menambah, atau menjual kembali saham yang dimiliki.

Untuk pilihan pertama, yakni menahan atau tidak menjual saham atau reksa dana yang sudah dimiliki. Hal ini bisa dilakukan atas dasar pasar saham akan selalu bergejolak. Meski tetap ada keraguan tentang seberapa lama kondisi seperti ini akan bertahan. Namun mereka yang memiliki horison (jangka waktu) investasi yang cukup panjang masih tetap percaya bahwa pada saatnya nanti pasar akan kembali membaik. Pilihan untuk bertahan juga didasarkan pada upaya menghindari adanya realisasi kerugian dengan harapan akan adanya perbaikan kondisi pasar. Mereka yang bertahan menyadari tujuan investasi di saham adalah untuk jangka panjang sehingga tetap mampu bersabar menunggu perbaikan kondisi ekonomi global dan kondisi pasar. Kesabaran dalam bertahan merupakan hal yang sangat diperlukan dalam berinvestasi di pasar saham dan menjadi salah satu kunci sukses berinvestasi.

3 alternatif bagi investor saat pasar turun yang ke dua adalah membeli atau menambah investasi di saham atau reksa dana. Investor yang mengambil pilihan kedua ini percaya penurunan yang terjadi bersifat sementara dan tetap menganggap pasar saham sebagai investasi yang menarik untuk jangka panjang. Koreksi dan penurunan harga-harga yang terjadi justru menjadi kesempatan untuk membeli saham atau reksa dana saham pada harga yang lebih murah. Investor juga melihat potensi hasil investasi yang lebih menarik jika pasar kembali membaik.

Bagi investor yang telah memiliki strategi alokasi aset, penurunan harga-harga saham akan dimanfaatkan oleh investor untuk menambah investasinya sesuai strategi set alokasi yang sudah ditetapkan. Hal ini sering disebut dengan proses rebalancing portofolio.

3 alternatif bagi investor saat pasar turun yang ketiga adalah dengan menjual kembali saham atau reksa dana yang dimiliki. Upaya ini biasanya dilakukan investor untuk menghindari kerugian yang lebih besar lagi. Kebanyakan investor menyadari profit risiko sudah tidak sesuai dan berusaha untuk timing the market. Biasanya implikasi atau penjualan saham atau reksa dana ini adalah investor merealisasikan kerugiannya, melakukan switching ke instrumen lain, dan kehilangan kesempatan jika pasar kembali naik sebelum sempat membeli.

Misalnya ketika Anda berminat untuk membeli sukuk atau obligasi sariah retail seri SR 001 yang mulai diminati oleh para investor. Sukuk menawarkan bagi hasil hingga 12 persen. Investor sekarang terlihat semakin pintar membaca tren bunga dan inflasi ke depan. Penjualan sukuk retail akan dipacu penurunan BI Rate menjadi 8,25 persen. Agen penjual yang paling banyak menjual sukuk retail berturut-turut adalah PT Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas, PT Bank Mandiri Tbk, HSBC, PT Danareksa Sekuritas, dan Bank Syariah Mandiri. SR 001 mulai ditawarkan pada 30 Januari – 20 Februari 2009. Pembelian instrumen ini minimal Rp 5 juta dengan kelipatan Rp 5 juta tanpa batas maksimum pembelian. SR 01 menggunakan akad perjanjian ijaroh (sale and lease back), dengan imbal hasil 12 persen, bertenor 3 tahun. Dari indikasi tersebut, Anda juga harus memastikan apakah Anda akan benar-benar mendapatkan keuntungan di investasi sukuk maupun investasi yang lain.

Follow Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Informasi Bisnis Indonesia on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

  • Comments Off on 3 alternatif bagi investor saat pasar turun